"Sebelum memajukan promosi pariwisata Indonesia melalui internet, ada baiknya "majukan" dulu kecepatan websitenya.", itulah menurut saya yang harus menjadi prioritas bagi departemen kebudayaan dan pariwisita kita. Pasalnya, saya merasakan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses halaman indonesia.travel ini terbilang lama, cukup lama bagi saya untuk memikirkan topik untuk menulis artikel dengan judul seperti ini :) paling tidak. Karena penasaran dengan kecepatan akses ke website resmi pariwisata negaraku yang tercinta, aku pun penasaran dengan penilaian aplikasi pagespeed online untuk website ini. Pagespeed online adalah sebuah aplikasi yang disarankan oleh Google untuk mengetahui kecepatan website kita untuk diakses oleh pengguna internet. Website kita akan diberikan nilai dari rentang 1-100. Dan ternyata oalaaaa..., website indonesia.travel mendapat skor 66 dari 100 yang berarti kecepatan website kita cukup pelan, belum lagi harus ditambah dengan kecepatan akses di negara kita yang terbilang masih belum optimal.
Akses website yang lambat ini saya rasakan sudah sedari awal untuk masuk ke halaman awal website resmi pariwisata. Untuk menjawab pertanyaan saja yang diberikan  untuk memperoleh poin
wisata gratis ke pulau komodo, waktu yang  saya  butuhkan  untuk mencari  jawaban atau membaca satu artikel panjang tentang pariwisata  negara  kita jauh lebih cepat dibandingkan waktu yang saya butuhkan untuk menunggu halaman itu muncul sehingga saya akhirnya berhenti di pertanyaan ketiga. Muncul pemikiran saya bahwa apabila website resmi yang dirilis oleh pemerintah apalagi website yang mempromosikan negara kita bukankah harus dan mampu memiliki desain web yang mendukung akses yang baik. Apalagi mengingat bahwa akses halaman website yang lambat akan memiliki kemungkinan besar membuat pengguna internet memilih menutup website tersebut daripada harus menunggu lama. Hal ini akan  membuat  kita tentunya kehilangan pengunjung potensial :(. Kemudian,  terbesit lagi  satu  pikiran liar di dalam benak saya,  bukankah apabila itu website resmi milik pemerintah, berarti tentu yang pengurusnya adalah orang ahli atau sebuah perusahaan website profesional yang berarti harusnya sudah tahu bagaimana cara membuat website yang baik dan peka pada hal-hal yang penting mengenai website seperti kecepatan akses sebuah website. Iseng pun muncul, kemudian saya mencoba mengetahui skor pagespeed dari website pariwisata resmi milik negara tetangga kita, Malaysia. Ternyata skor yang didapat untuk website pariwisata malaysia adalah 86 dari 100 yang artinya mendapat predikat baik. Dan sedikit opini, rasanya websitenya punya desain yang lebih menarik. Namun, aku jauh lebih bangga karena negara kita punya website yang mempromosikan pariwisata kita dan mulai melakukan banyak promosi untuk meningkatkan pengunjungnya lewat kuis yang artinya pemerintah kita serius dan gencar untuk memajukan pariwisata Indonesia. Lagipula website resmi pariwisata negara maju Amerika ternyata juga punya skor yang tidak jauh berbeda dari kita yaitu 65 dari total nilai 100
Akhir kata, artikel ini kutuliskan bukan dengan tujuan utama sebagai kritik untuk website resmi pariwisata indonesia. Tapi lebih sebagai rasa cintaku akan negeri ini dan keinginanku juga agar pariwisata kita lebih dikenal, apalagi  lewat  media yang kusukai yaitu internet lah yang membuatku ingin memberi tahu kepada negara kita lewat bisikan kecil bahwa,"Hi Indonesia :)... ada sedikit hal yang perlu kita perbaiki dari website kita, ayo jangan mau kalah dengan negara lain :), kamu bisa..." Aku hanya ingin website negaraku lebih baik. Itu saja :)
*Ingin tahu, apa yang disarankan pagespeed online untuk perbaikan website indonesia.travel , simak kelanjutannya di
www.teknolima.comFollow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Lihat Travel Story Selengkapnya