Memulai Investasi tidak perlu pintar, cukup cerdas. Apa bedanya? Aih, lebih baik Anda baca saja KBBI. Sudah? baiklah. Kita akan bicara tentang investasi secara sederhana kali ini.
Di tulisan terdahulu, saya pernah membahas tentang pertimbangan dalam investasi dan seterusnya, sehingga saya tidak akan mengulang hal itu lagi. Saya langsung akan masuk ke bagian bagaimana jurus ampuh kita dalam melakukan "gas rem" dalam berinvestasi.
Maksudnya? apakah investasi itu mobil sehingga perlu gas rem segala? tepat. Anggap saja begitu. Kita harus paham kapan kita harus ngegas dalam berinvestasi (apapun instrumennya) dan kapan kita perlu ngerem dalam melakukan investasi.
Baiklah, permisa, eh, pemirsa. Markililede (mari kita lihat lebih dekat) 3 jurus ampuh "gas rem" dalam berinvestasi.
1. Tahap Akumulasi
Ini adalah tahap pertama. Pada tahap ini, umumnya Anda baru saja memulai investasi dan Anda bisa memulai investasi dengan agresif atau ngegas full. Alasannya sederhana, umumnya, Anda baru memulai investasi dan jangka waktu mencapai tujuan Anda masihlah sangat jauh.
Karena masih jauh, maka maksimalkan potensi pengembalian sebesar mungkin meskipun fluktuasi tinggi. Toh, kalaupun hal terburuk terjadi dan investasi Anda sedang menurun, Anda kan tidak ingin mengambilnya segera.
Jadi, gas dengan maksimal di awal Anda mulai berinvestasi. Reksadana saham adalah salah satu contoh alternatif yang bisa Anda ambil.
2. Tahap Preservasi
Ini adalah tahap ketika waktu untuk mencapai tujuan Anda sudah mulai dekat. Bisa jadi tinggal 3-5 tahun lagi. Pada fase ini, Anda harus mulai menurunkan gas investasi Anda dan sedikit menarik rem.
Anda perlu melambatkan sedikit laju investasi Anda ke level moderat agar tidak terjadi fluktuasi yang terlalu tinggi lagi. Memilih obligasi (misalnya) adalah salah satu contoh instrumen investasi yang bisa Anda ambil. Fluktuasinya lebih terbatas, tapi juga pertumbuhan tetap menarik.
3. Tahap Realisasi
Setelah mimpi dan tujuan Anda memang sudah di depan mata, maka ini adalah saatnya Anda menarik rem dengan lebih kencang. Anda harus segera pindah ke gigi satu. Pilihlah alternatif yang fluktuasinya sangat rendah dan pertumbuhannya minimal cukup untuk mempertahankan nilai investasi Anda.