Dermaga ini terasa angkuh dan penuh dendam. Warna di kaki langit sore menimpa perahu perahu kecil yang segera menepi.Â
Beberapa baris ombak berlarian dengan gerak lambat, seperti menyimpan beribu beban, atau rasa sakit?Â
Terkadang, wajahmu mengapung di antara tarian ombak saat sore yang tenteram. Aku seperti ingin menggambar horison dengan susunan peristiwa dalam puisi.
Dan dermaga ini bagai interval yang membuat dahaga tentang pertemuan yang belum selesai.Â
Di sana..ufuk senja mengintip, menarik narik biji mata, menjelajah tema perjalanan di seberang laut.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI