Setitik pasir takkan menjadi mutiara. Setiap sisi galaksi telah dipenuhi cahaya namanya. Sang diri hanya setik pasir yang kasar dan rendah tak bernilai.
Pasir pasir di cakrawala semesta. Hanya namanya yang besemayam di sana. Sebab ianya sayyidul anam. Penghulu segala ciptaan.
Setitik pasir terhempas. Takut dan takjub atau hilang dan lebur: tenggelam dalam kualitas mahacahaya.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI