aku mengintip sepi dari bilik aksara yang sempit, menyingkap titian sepi paling kelam. seperti bayang hitam. seperti burung hitam bergerombolan  dari hutan ke hutan.
hidup kita berkejaran dengan waktu
kita berlarian dalam sepi sepi
keramaian yang kita unggulkan
jadi sepi yang mengancam,
suatu alineasi kedirian
diantara ruang kesadaran
kadang sepi seperti lesatan anak panah
ia mencacah gelombang dan partikel partikel peristiwa keseharian
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI