Di era digital seperti saat ini, perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam cara informasi dikonsumsi dan disebarluaskan. Kemajuan teknologi membuat masyarakat kini memiliki akses yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap berbagai sumber berita dan informasi. Platform media sosial hadir menjadi hal yang sangat penting dalam penyebaran informasi modern, memudahkan pengguna untuk berinteraksi, berbagi, dan mendapatkan berita secara real-time.
Salah satu platform dengan perkembangan yang sangat dalam beberapa tahun terakhir adalah Instagram. Lahir pada tahun 2010, Instagram awalnya dirancang sebagai aplikasi berbagi foto yang kemudian seiring berjalannya waktu, berkembang menjadi salah satu platform media sosial yang paling dominan, dengan berbagai fitur-fiturnya seperti feeds, reels, dan stories. Instagram kini bukan hanya untuk berbagi foto dan video, tetapi juga sebagai sumber informasi penting bagi para penggunanya.
Generasi Z, generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, sangat dekat dengan teknologi dan media sosial. Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, mereka memiliki keterampilan tinggi dalam menggunakan berbagai platform media sosial. Karakteristik utama dari generasi ini berkeinginan untuk mendapatkan informasi cepat dengan preferensinya terhadap konten visual yang cenderung singkat dan dapat berinteraksi secara langsung.
Instagram, dengan fitur-fiturnya yang menarik dan dengan kemudahannya dalam berbagi konten, menjadi pilihan utama Generasi Z untuk dapat mengakses berita dan informasi. Berbagai fitur-fitur canggih yang dimiliki oleh Instagram dimanfaatkan dengan efektif untuk membagikan berbagai informasi dengan cepat diantaranya melalui feeds, reels, dan stories. Feeds sebagai fitur yang menyajikan informasi dalam bentuk posting yang lebih detail dengan adanya caption, reels yang menjadi media penyebaran informasi dalam bentuk video pendek yang mudah diingat, hingga stories yang efektif untuk menyebarkan berita update dan cepat dalam kurun waktu 24 jam. Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menerima informasi dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan dengan teks panjang atau video berita formal.
Pola konsumsi informasi Gen Z yang cenderung memanfaatkan Instagram sebagai platform pilihannya terjadi dikarenakan berbagai faktor, mulai dari kecepatan informasi yang menjadi keunggulannya. Generasi Z menginginkan akses instan ke informasi terkini. Instagram, dengan pembaruan dan notifikasi real-time, memungkinkan pengguna untuk mendapatkan berita terbaru dalam hitungan detik. Kemudian, Generasi Z memiliki kecenderungan menyukai konten visual dibandingkan dengan teks panjang.
Instagram, yang berfokus pada gambar dan video, sangat sesuai dengan preferensi ini. Visualisasi berita dalam bentuk infografis, video pendek, dan gambar menarik membuat informasi lebih menarik dan mudah dipahami pengguna. Konten yang disajikan secara visual tidak hanya menarik perhatian tetapi juga mempermudah pemahaman berita. Di sisi lain, Generasi Z juga menyukai kemudahan dalam berinteraksi langsung dengan sumber informasi, melalui fitur komen dan direct messages yang tersedia, memungkinkan mereka untuk dapat berdiskusi dan berpartisiapasi langsung tentang berita yang mereka lihat.
Instagram memudahkan penyebaran informasi dengan menyediakan platform yang mudah diakses. Pengguna dapat dengan cepat mengikuti akun berita, influencer, dan jurnalis yang mereka percayai. Algoritma Instagram yang menyesuaikan preferensi pengguna juga sangat memudahkan sehingga meningkatkan relevansi informasi yang diterima. Fitur share yang tersedia pun memungkinkan pengguna untuk menyebarluaskan berita kepada teman dan keluarga, memperluas jangkauan informasi dengan cepat.
Generasi Z memiliki perbedaan yang signifikan dari generasi sebelumnya pada pola konsumsi informasi. Generasi X dan Milenial mungkin lebih bergantung pada media yang lebih konvensional seperti televisi, radio, dan surat kabar, Generasi Z lebih cenderung menggunakan media sosial sebagai sumber utama informasi. Generasi Z mengutamakan kecepatan, visualisasi, dan interaktivitas dalam konsumsi berita mereka, sementara generasi sebelumnya seringkali lebih fokus pada sumber berita yang telah terverifikasi dalam bentuk teks panjang dan mendalam.
Instagram telah menjadi platform media sosial yang sangat berpengaruh dalam cara Generasi Z mengonsumsi informasi. Dengan kecepatan, visualisasi konten, dan kemampuan interaksi yang ditawarkannya, Instagram menawarkan cara konsumsi berita yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan generasi ini. Pemanfaatan fitur seperti feeds, reels, dan stories dengan algoritma yang canggih memungkinkan penyebaran informasi cepat dan efektif, sementara kemudahan akses dan penyebaran memperkuat peran Instagram sebagai sumber informasi utama.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI