Mohon tunggu...
Syahrial
Syahrial Mohon Tunggu... Guru Madya

Belajar dari menulis

Selanjutnya

Tutup

Cerbung Pilihan

Episode 18 : 30 Hari Ramadhan - Perjalanan Menemukan Diri

18 Maret 2025   08:44 Diperbarui: 18 Maret 2025   08:44 292
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumen pribadi. Sumber foto : Canva

Hari #18: Bazar yang Mengubah Hati

Maulana terbangun dengan tubuh yang lebih ringan, meski pikirannya masih dipenuhi pelajaran dari Zaki tentang keikhlasan. Setelah shalat Subuh dan membaca Al-Qur'an, ia menulis di buku hariannya:

"Sering kali kita menilai sesuatu dengan tergesa-gesa, padahal Allah lebih tahu hikmah di baliknya."

Saat berangkat ke kantor, ia melihat jalan utama yang biasanya lengang kini ramai. Beberapa orang sibuk memasang tenda dan menata meja. Bau plastik terbakar dari kabel yang disambung tampak samar di udara pagi.

"Sepertinya akan ada bazar," batinnya. Namun, alih-alih merasa senang, ia justru mendesah pelan. "Kenapa harus di sini? Jalanan jadi sempit."

Kenangan beberapa tahun lalu melintas di benaknya. Ia pernah terjebak di tengah keramaian serupa saat hendak menolong ibunya yang sakit. Karena jalan terhalang pedagang kaki lima, ia terlambat membawa ibunya ke dokter. Meski Allah sudah menakdirkan ajal ibunya, rasa sesak itu masih tersisa. Sejak itu, ia selalu merasa geram jika ada pedagang yang menghambat akses jalan.

---

Di kantor, pikirannya terusik. Bayangan macet, suara klakson bersahutan, dan orang-orang berdesakan terus membayanginya.

Saat jam makan siang, ia membuka grup WhatsApp warga dan menemukan beberapa pesan keluhan.

"Kalau begini, warga yang kerja jadi susah keluar masuk kompleks."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerbung Selengkapnya
Lihat Cerbung Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun