Game-Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menggunakan elemen permainan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk tantangan, kompetisi, dan pencapaian yang dirancang dalam format permainan, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.Â
Dalam Game-Based Learning, siswa didorong untuk aktif berpartisipasi, memecahkan masalah, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai keterampilan penting.
Dengan menggunakan Game-Based Learning, pembelajaran dapat menjadi lebih efektif, menarik, dan interaktif. Ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan memotivasi, sambil mengembangkan keterampilan penting yang relevan. Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, Game-Based Learning menjadi alternatif yang menarik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Referensi
Squire, K. (2011). Video Games and Learning: Teaching and Participatory Culture in the Digital Age. Technology, Education--Connections (The TEC Series), 2(1), 25-37.
Gee, J. P. (2005). What Video Games Have to Teach Us About Learning and Literacy. Computers in Entertainment (CIE), 3(2), 20-20.
Egenfeldt-Nielsen, S., & B. M. (2013). Understanding Video Games: The Essential Introduction. Routledge.
Plass, J. L., Homer, B. D., & Kinzer, C. K. (2015). Foundations of Game-Based Learning. Educational Psychologist, 50(4), 258-283.
Barab, S., Gresalfi, M., & Ingram-Goble, A. (2010). Transformational Play: Using Games to Position Person, Content, and Context. Educational Researcher, 39(7), 525-536.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI