Begini Saran Shadik Wahono Untuk Pemerintah Terkait Skema Baru Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur Indonesia saat ini mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan. Jika kita lihat lagi, infrastruktur jalan tol khususnya sudah begitu banyak dibangun pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo.
Sebagai pengamat infrastruktur, Saran Shadik Wahono tentunya sangat diperlukan khususnya untuk membuat skema baru pembangunan infrastruktur yang lebih memberikan keuntungan baik bagi pemerintah maupun masyarakat secara luas.
Saran Shadik Wahono Untuk Skema Baru Pembangunan Infrastruktur
Dalam suatu pembangunan infrastruktur pastinya selalu ada evaluasi atas pembangunan yang sudah dilakukan, yang kemudian didiskusikan kembali untuk lebih meminimalisir kerugian dan kesalahan yang dilakukan dalam pembangunan sebelumnya. Selain itu, untuk menciptakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik, harus ada skema baru terkait pembangunan infrastruktur tersebut.
Shadik Wahono mendorong pemerintah untuk lebih memberikan kepastian hukum terhadap kontrak-kontrak investasi jangka panjang, termasuk proyek jalan tol.
"yang tidak kalah penting yaitu memberikan kepastian hukum atas rencana pembangunan wilayah, karena hal ini menjadi dasar dari perhitungan proyeksi proyek, supaya dapat dilaksanakan dengan tepat waktu baik oleh pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat" Tutur Shadik Wahono.
Dengan begitu, dalam pembangunan infrastruktur tersebut akan muncul tingkat kepercayaan atas commercially viable proyek, khususnya jalan tol yang menghubungkan beberapa wilayah.
Selain itu kerja sama pemerintah yang saling dukung-mendukung juga akan berpengaruh pada kepastian dan percepatan Return of Investment (ROI). Jika ROI semakin cepat, maka akan banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.
Kemudian terkait pembiayaan, pemerintah harus sudah shifting dari pembiayaan infrastruktur tradisonal pada awal tahun 70 hingga 80an, di mana beberapa negara maju memberikan bantuan melalui agensi donor, yang pada kenyataannya hal ini kerap kali membuat biaya pembangunan menjadi sangat mahal dan lambat, karena banyak kepentingan dan kebijakan dari luar negeri yang dimasukkan dalam syarat pembiayaan.
Beberapa saran Shadik Wahono untuk pemerintah diatas terkait skema baru pembangunan infrastruktur yang nantinya diharapkan dapat mendorong keberhasilan pembangunan infrastruktur di Indonesia.