Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Purna tugas - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Haunted Universities Trilogy, Serasa Nonton 3 Film Sekaligus

18 September 2024   08:26 Diperbarui: 18 September 2024   16:28 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Poster Haunted Universities Trilogy (Dokumentasi Pribadi)

Kisah kedua, pada perpeloncoan mahasiswa baru, mahasiswa lama mengundi namanya untuk menjadi pelindung mahasiswa baru. Identitas harus disembinyikan, hingga akhir masa perpeloncoan.

Earth (Pisitpol Ekaphongsit) yang tidak menyetujui sistem ini, setelah mengambil nama langsung membuangnya di tempat sampah.

Namun tidak disengaja, Earth dipertemukan dengan mahasiswa baru bernama Sun (Awat Rataphinta), karena saat Earth mencari temannya, Earth menemukan Sun sendirian, dengan buku kuno yang katanya pemberian Boonhuat.

Saat dicari pada database universitas, ternyata Boonhuat adalah mahasiswa yang meninggal saat perpeloncoan beberapa tahun sebelumnya.

Buku itu menggiring Sun ke apartemen Boonhuat. Apa yang terjadi di sana? Mampukah Earth menolong Sun?

Kisah kedua ini juga tak kalah menyeramkan, namun tetap dikemas dengan komedi segar.

. . .

Kisah ketiga, tentang malam inagurasi perpeloncoan, dengan syarat peserta harus mendapatkan bunga. Mint (Nichapat Chatchalpoirat) dan Wal (Chutavuth Pattarakhumphol) sedang berusaha mendapatkan bunga. 

Tanpa menyadari siapa yang memberi petunjuk, Wal pergi ke sebuah rumah doa, dan mengajak barter bunga yang ada di rumah doa dengan bubur siap saji. Saat Wal memberikan bunga ke Mint, Mint terasa dicekik seorang mahluk hingga suaranya berubah.

Lalu Mint memaksa Wal menunjukkan di mana letak rumah doa, untuk minta maaf. Keduanya pergi dengan ditemani Haley -(Siwat Jumlongkul), namun rumah doa itu hilang.

Lalu mereka mendapatkan info harus mencari di lantai 6. Saat menaiki lift mereka melihat tiga wanita dengan busana Siam kuno. Mereka berusaha menutup pintu lift, agar ketiga wanita itu tidak ikut naik beserta mereka. Ternyata ketiga wanita itu sudah berada di dalam lift.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun