Mohon tunggu...
Suryokoco Suryoputro
Suryokoco Suryoputro Mohon Tunggu... Desa - Kopi - Tembakau - Perantauan

Berbagi pandangan tentang Desa, Kopi dan Tembakau untuk Indonesia. Aktif di Organisasi Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara, Koperasi Komunitas Desa Indonesia, Komunitas Perokok Bijak, Komuitas Moblie Journalis Indonesia dan beberapa organisasi komunitas perantau

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

reDESAIN SDGs DESA di Era Asta Cita Prabowo Gibran @KompasianaDESA

27 Januari 2025   14:39 Diperbarui: 27 Januari 2025   14:50 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi SDGs DESA bya ChatGPT

Indonesia, dengan landasan ideologi Pancasila dan budaya gotong royong yang mengakar, memandang pembangunan berkelanjutan sebagai agenda yang harus disesuaikan dengan karakteristik bangsa. Bung Karno pernah menegaskan bahwa Pancasila, jika "diperas" menjadi satu inti, adalah semangat gotong royong. Dalam konteks ini, penyesuaian Sustainable Development Goals (SDGs) internasional ke dalam SDGs Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan tujuan global dapat diimplementasikan secara efektif sesuai dengan nilai-nilai lokal dan visi strategis, seperti Asta Cita Prabowo.

Gotong Royong: Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Desa

Gotong royong merupakan inti dari kehidupan sosial di Indonesia, terutama di desa. Budaya ini tidak hanya mencerminkan solidaritas sosial tetapi juga menjadi modal sosial yang dapat digunakan untuk:

  1. Pengentasan Kemiskinan (Goal 1):

    • Melibatkan masyarakat desa dalam program padat karya yang mendistribusikan manfaat ekonomi langsung.
    • Mengembangkan sistem bantuan berbasis komunitas, seperti koperasi desa untuk mendukung warga kurang mampu.
  2. Ketahanan Pangan (Goal 2):

    • Menggerakkan kelompok tani melalui mekanisme gotong royong untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
    • Mengelola lumbung desa sebagai cadangan pangan yang dikelola bersama untuk menghadapi krisis pangan lokal.
  3. Infrastruktur Berbasis Komunitas (Goal 9):

    • Mendorong pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, irigasi, dan fasilitas sanitasi melalui kerja sama masyarakat.
  4. Pengelolaan Lingkungan (Goal 13 dan Goal 15):

    • Mengaktifkan program penghijauan desa dengan gotong royong untuk memulihkan ekosistem lokal.
    • Membentuk kelompok masyarakat peduli lingkungan yang bertugas menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Implementasi Asta Cita Prabowo di Desa dalam SDGs

Asta Cita, yang menjadi misi strategis Prabowo-Gibran dalam mendukung visi "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," memberikan panduan konkret untuk menyesuaikan dan mengimplementasikan SDGs internasional di desa. Beberapa langkah implementatif yang dapat dilakukan meliputi:

  1. Membangun dari Desa dan dari Bawah (Asta Cita Poin 6):

    • Fokus pada pemberdayaan ekonomi desa: Mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang mendukung pengurangan kemiskinan (Goal 1) dan ketahanan pangan (Goal 2).
    • Dana Desa untuk Infrastruktur: Mengarahkan Dana Desa untuk membangun fasilitas publik yang mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti pasar desa, jalan, dan fasilitas irigasi.
  2. Memperkokoh Ideologi Pancasila dan Gotong Royong (Asta Cita Poin 1):

    • Menanamkan nilai gotong royong dalam setiap program pembangunan desa, seperti revitalisasi kegiatan musyawarah desa untuk memastikan partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan.
  3. HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
    Lihat Kebijakan Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

    Jalan Braga Bandung, Ketika Bebas Kendaraan!

    7 bulan yang lalu
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun