Mohon tunggu...
Suharyanto Pusbiola
Suharyanto Pusbiola Mohon Tunggu... Pustakawan - Pustakawan

Bekerja di Perpustakaan Nasional RI

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Indonesia Peringkat Ke-61 dari 132 Negara dalam Indeks Inovasi Dunia Tahun 2023

29 Maret 2024   11:17 Diperbarui: 3 April 2024   05:51 816
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
 Sumber gambar Buku Global Indeks Innovation 2024

Indonesia Peringkat ke-61 dari 132 Negara Dalam Indeks Inovasi Dunia

Global Innovation Index (GII) adalah Indeks Inovasi Global yang mengukur perkembangan kondisi ekonomi dan geopolitik yang penuh dengan ketidakpastian. GII melaporkan negara-negara dengan perekonomian paling iovatif di dunia, memeringkat kinerja inovasi dari sekitar 132 negara sekaligus menyoroti kekuatan dan kelemahan inovasi. GII memberikan gambaran selengkap mungkin tenetang inovasi. GII terdiri dari 80 indikator, termasuk pengukuran indicator politik, Pendidikan, infrastruktur, dan penciptaan pengetahuan di sektor perekonomian.

Berdasarkan data GII tahun 2023, Indonesia berada pada urutan ke-61 (nilai 30,3) dari 152 negara yang masuk dalam Laporan GII 2023. Indonesia naik 14 peringkat dibandingkan tahun 2022 yang berada pada peringkat ke-75 9nilai (27,9). Peringkat Indonesia dalam GII lima tahun terkahir adalah sebagai sebagai berikut : Tahun 2017 peringkat ke-87. Tahun 2018 peringkat ke-85. Tahun 2019 peringkat ke-85. Tahun 2020 peringkat ke-85. Tahun 2021 peringkat ke-87.

GII 2023 menerapkan 7 indikator utama, yaitu kecanggihan pasar (inovasi terkait kebijakan perdagangan), infrastruktur (pembangunan), institusi (inovasi terkait kebijakan pemerintah dan  lingkungan kelembagaan), hasil kreatif (inovasi sektor kreatif), pengetahuan dan teknologi (inovasi bidang Iptek), penelitian dan sumber daya manusia (inovasi dalam bidang pendidikan dan riset), dan kecangkihan bisnis (inovasi sektor industri).

Nilai perindikator utama untuk Indonesia dalam GII 2023

  • kecanggihan pasar (inovasi terkait kebijakan perdagangan) nilai 45,0 peringkat ke-37
  • Infrastruktur (pembangunan) nilai 39,2 peringkat ke-69
  • Institusi (inovasi terkait kebijakan pemerintah)  nilai 48,7 peringkat ke-70
  • Hasil kreatif (inovasi sektor kreatif) nilai 23,8 peringkat ke-68
  • Pengetahuan dan teknologi (inovasi bidang informasi, komunikasi, dan teknologi) nilai 23,7 peringkat ke-61
  • Penelitian dan sumber daya manusia
  • (inovasi dalam bidang pendidikan dan riset) nilai 25,8 peringkat ke-85
  • Kecanggihan bisnis (inovasi sektor industri) dan investasi. nilai 25,6 peringkat ke-77

Dari 7 indikator utama ini ada 1 indikator yang mempunyai nilai tertinggi, yaitu kecanggihan pasar (inovasi terkait kebijakan perdagangan) nilai 45,0 peringkat ke-37

Pondok Rajeg, 29 Maret 2024.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun