Dermaga jelang tengah malam. Kapal yang ditunggu tak juga datang. Jadwal kedatangan sudah lewat. Sumi yang ditemani dua adik iparnya, Ratna dan Sulfa, merasa bosan menunggu. Ia was-was kapal yang ditunggunya tak ‘kan pernah sampai. Sumi melihat cemas ke arah laut lepas, hanya kerlip lampu kapal dan kota-kota kecil di kejauhan. Kesibukan lalu-lintas kapal penumpang dan barang tak berkurang. Sementara itu gerimis merinai sejak tadi. Angin kencang, laut berombak.
“Alhamdulillah. . . .!” gumam Sumi penuh harap.
Kapal penumpang Ciremai sandar akhirnya. Penjemput berdesakan. Dari atas kapal para penumpang melambai-lambaikan tangan. Lalu lelaki yang ditunggu muncul begitu saja di depan Sumi. Ia sama sekali berbeda dari bayangan Sumi. Beruntung ia telah menentukan pilihan pada lelaki lain. Begitupun perempuan semampai berkerudung itu berdebar untuk mengatakan sesuatu yang bermakna mencederai janji. Namun Dudi justru mendahului.
“Aku minta maaf padamu. Aku bukan seseorang yang kau harapkan pulang. Malu dan sedih mengatakan ini sebenarnya. Tapi aku harus jujur.. . . . . .!”
“Dudi. . . .?!” Sumi coba menyela.
“Aku ingin membahagiakanmu ketika harus pulang. Namun aku salah, aku kalah. Aku kini tak lebih dari seorang buron polisi. Dengan tanpa sengaja aku telah mengingkari janjiku sendiri, janji kita. Semua cita-cita masa lalu hanya omong-kosong. Kubur saja kenangan itu. . . . . !” ucap Dudi ketika dengan cepat menjabat tangan Sumi.
Lalu dengan sangat tergesa-gesa Dudi menghilang dari kerumunan. Beberapa saat kemudian sejumlah orang berseragam terlihat bergegas mencari-cari sesuatu diantara lalu-lalang orang. Mereka terlambat mendapatkan kabar bahwa seorang buronan teroris menjadi salah satu penumpang kapal penumpang itu.***
Bandung, 8 Sepember 2016
Tulisan ini pertama kali dipublikasikan untuk Kompasiana, dalam rangka Event Fiksi Rindu yang diselenggarakan Blogger Kompasiana Malang (Bolang)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H