Mohon tunggu...
Sugiyanto Hadi Prayitno
Sugiyanto Hadi Prayitno Mohon Tunggu... Penulis - Lahir di Ampel, Boyolali, Jateng. Sarjana Publisistik UGM, lulus 1982. Pensiunan Pegawai TVRi tahun 2013.

Pensiunan PNS, penulis fiksi. Menulis untuk merawat ingatan.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Menarik Minat Wisatawan New Caledonia ke Indonesia

25 Maret 2016   15:06 Diperbarui: 25 Maret 2016   16:29 161
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="pemaparan allain b."][/caption] New Caledonia punya potensi besar untuk dijadikan sasaran promosi wisata bagi dunia kepariwisataan di tanah air. Berbagai alasan mendasar selain kehidupan masyarakatnya yang relatif mapan, juga adanya kaitan sejarah. Seratus tujuh puluh tahun silam serombongan Orang Jawa menjadi kuli kontrak di sana. Lalu dua gelombang lagi dari berbagai suku datang dengan alasan yang sama. Anak keturunan mereka itulah yang kini –dengan kehidupan yang telah berubah- berpotensi menambah angka kunjungan wisatawan manca negara ke Indonesia.

Dalam kaitan itu KJRI Noumea berupaya merealisasikan rencana tersebut. Salah satunya dengan menyelenggarakan Seminar Pariwisata Indonesia. Kegiatan itu terselenggara karena belum adanya paket-paket wisata ke Indonesia yang dijual oleh tour operator dan agen perjalanan New Caledonia. Seminar sekaligus sebagai ajang pertemuan antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan New Caledonia guna meningkatkan jejaring dan membuka peluang kerja sama.

[caption caption="suasana seminar wisata di new caledonia"][/caption]

[caption caption="Konjen RI Noumea dan peserta seminar"]

[/caption]

Obyek Wisata

Kamis, tanggal 24 Maret 2016, KJRI Noumea menyelenggarakan seminar pariwisata Indonesia yang bertajuk Wonderful Indonesia di Le Meridien Hotel, Noumea. Seminar ini dihadiri oleh seluruh tur operator dan agen perjalanan di New Caledonia. Selain itu, seminar juga dihadiri oleh Penasehat Diplomatik Komisaris Tinggi New Caledonia, Jean-Luc Faure Tournaire, Wakil Presiden Persatuan Agen Perjalanan New Caledonia, Serge Wolf dan perwakilan dari maskapai penerbangan nasional New Caledonia, Air Calin. Perwakilan dari asosiasi masyarakat Indonesia juga turut serta dalam seminar ini. Sementara itu, pembicara dalam seminar adalah perwakilan dari anggota ASITA Bali yang mengambil tema Wonderful Indonesia dan Bali and Beyond.

Allain Bourrillon, pembicara pertama dari Alliance Indonesia Dewata, memaparkan mengenai objek-objek wisata yang tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. Pembicara memperlihatkan kepada peserta seminar objek-objek wisata Indonesia yang masih belum banyak dikenal oleh wisatawan mancanegara seperti Yogyakarta, Danau Toba, Lombok, Flores, Raja Ampat, Wakatobi, Tanah Toraja, dan Derawan.

Objek-objek wisata diperlihatkan melalui gambar-gambar interaktif. Pembicara juga menjelaskan mengenai jarak tempuh, aktifitas selama berada dikota-kota tersebut, dan filosofi serta nilai-nilai yang masih dipegang masyarakat Indonesia.   

Selanjutnya, Nyoman Budiasa dari Alliance Indonesia Dewata memaparkan mengenai Bali and Beyond. Dalam kaitan ini, pembicara memperlihatkan objek-objek wisata andalan di Bali dan beberapa objek wisata yang masih belum banyak dikenal wisatawan mancanegara. Selain itu, pada kesempatan ini, pembicara juga menyampaikan mengenai rencana pelaksanaan Bali & Beyond Travel Fair 2016.

[caption caption="jamuan makan setelah seminar"]

[/caption]

Tiket Khusus

Serge Wolf, Wakil Presiden Persatuan Agen Perjalanan New Caledonia, mengungkapkan bahwa seminar ini sangat bermanfaat membangun dalam rangka mempererat kerja sama. Namun demikian, digarisbawahi bahwa kendala yang masih dihadapi adalah mengenai penerbangan. Untuk itu diharapkan adanya kerja sama antar maskapai penerbangan New Caledonia dengan maskapai Indonesia.

Eric Savelli, Country Manager New Caledonia Air Calin, mengungkapkan dalam beberapa waktu ke depan, Air Calin berencana untuk menjual harga tiket khusus untuk perjalanan dari Noumea ke Bali. Rencana ini merupakan bagian dari upaya KJRI Noumea dan para tur operator yang juga mendesak Air Calin untuk melirik pasar Indonesia, mengingat tingginya jumlah wisatawan ke Bali berdasarkan pengamatan para tur operator.    

Sebagai bagian dari tindak lanjut seminar ini, Alliance Indonesia Dewata diundang oleh 3 (tiga) tur operator New Caledonia untuk memberikan pelatihan mengenai pembuatan paket-paket wisata khususnya dengan tujuan Indonesia.

Dalam rangkaian seminar ini, telah diadakan juga business to business meeting antara Alliance Indonesia Dewata dan PT. Bali Cahaya Tour & Travel dengan tour operator dan agen perjalanan New Caledonia. Dalam kesempatan pertemuan tersebut, para pelaku industri pariwisata Indonesia dan New Caledonia dapat menggali lebih jauh potensi kerja sama yang dapat dijalin ke depan.  

Secara umum, seluruh peserta seminar menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan seminar ini. Para peserta mengungkapkan bahwa banyak informasi mengenai pariwisata Indonesia yang diperoleh terlebih mengenai kota-kota di Indonesia yang ternyata memiliki objek-objek wisata yang tidak kalah menarik dari Bali. Selain itu, beberapa peserta mengungkapkan bahwa seminar ini sangat menarik dan konstruktif.

 [caption caption="seni tradisional tari belibis"]

[/caption]

Dalam seminar ini, dipertunjukkan seni tari Indonesia yaitu tari Pendet dan tari Belibis, dan video mengenai pariwisata Indonesia.

Bandung, 25 Maret 2016

Sumber dan foto :

Consulat Général de la République d’Indonésie  Nouméa   2, Rue Lamartine  Orphelinat 98800 Noumea  Nouvelle-Caledonie

 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun