Suatu siang beberapa bulan lalu, saat berkunjung ke Desa Temboro di Kabupaten Magetan, terasa suasana yang sejuk dan menyejukan meskipun suhu udara sekitar 30 celsius..dan ramai suasana jalanan..
Mungkin karena semua orang disana yang sedang hilir mudik, di toko toko dan di jalanan siang itu mengenakan baju sunnah yang laki laki dan full hijab bagi para wanitanya...
pemandangan yang belum pernah saya lihat sebelumnya...
Anyway, setelah berkeliling beberapa saat, saya memilih kedai Barokah Coffee untuk melepas dahaga dan penat setelah 3 jam driving dari Surabaya (via toll).
Surprise, ada menu Vietnam drip, Wow...jarang banget di desa nemu menu ginian.. :)
Saat baru menikmati sepertiga gelas, terlihat mas di kedai sedang menutup area barista... "lho mas mau tutup ya...? " buru buru saya bertanya... "nanti buka lagi pak, ini hanya sementara, kami  mau ke Masjid..." jawabnya..., dan tentu saya pun ikutan ke Masjid...
Maa Shaa Allah, ternyata di sepanjang jalan menuju Masjid, terlihat toko toko, kedai, semua menutup lapak dagangannya dan bergegas menuju suara Adzan yang terdengar jelas...
pun suasana jalanan lengang hingga usai Sholat Dhuhur.....
ternyata di setiap waktu Sholat tiba, pemandangan ini yang akan kita saksikan...
Sekilas potret suasana desa Temboro, kec.Karas, kab.Magetan, yang pasti ada rasa penasaran...melihat fenomena ini...sekaligus menjadi inspirasi...hingga terbesit gagasan untuk membuat Desa Wisata Religi... Â
Terjawab pada akhirnya...
ternyata ada Pondok Pesantren (Al Fatah) di desa ini yang mulai dirintis sejak tahun 1950...