Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengkaji pemberdayaan masyarakat Desa Candiwatu, Kabupaten Mojokerto, melalui pengembangan biodekomposer sebagai alternatif pembersih alami. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya produk ramah lingkungan sekaligus memberikan keterampilan dalam pembuatan pembersih alami berbasis biodekomposer. Metode yang diterapkan meliputi pembinaan dan pelatihan Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan masyarakat, serta pengurangan penggunaan pembersih kimia.
Inovasi sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sub Kelompok 2 dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya hadir dengan solusi melalui Pembinaan penerapan model biodekomposer sebagai cairan pembersih alami dalam upaya mencegah pencemaran sungai di dusun wonokoyo.
biodekomposer ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah organik, mengedukasi masyarakat Desa candiwatu bahwa sampah organik dapat dimanfaatkan kembali, serta membantu masyarakat Desa candiwatu dalam pengelolaan sampah organik
 biodekomposer ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman dari paparan bahan kimia berbahaya. Penggunaan pembersih biodekomposer dapat melindungi kesehatan pernapasan ibu hamil yang lebih rentan terhadap bahan kimia, serta menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga dan masyarakat. Dengan memanfaatkan pembersih alami ini, risiko terpapar uap atau aerosol dari bahan kimia yang keras dapat diminimalkan, sehingga mengurangi potensi gangguan kesehatan seperti iritasi pernapasan, sakit kepala, mual, dan masalah kesehatan jangka panjang lainnya.Â
Selain itu, pemanfaatan biodekomposer sebagai pembersih alami juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan rumah yang lebih sehat. Pembersih ini tidak meninggalkan residu bahan kimia berbahaya pada permukaan yang dibersihkan, yang sangat penting, terutama bagi ibu hamil yang sering berinteraksi dengan berbagai permukaan di rumah dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan pembersih alami ini juga mencegah pencemaran udara di dalam ruangan yang berpotensi membahayakan janin serta kesehatan seluruh anggota keluarga.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H