Patil lele adalah permainan anak-anak dengan menggunakan tongkat kayu. Dalam permainan ini, terdapat 2 buah tongkat. Tongkat yang pertama sebagai tongkat pemukul dan tongkat kedua sebagai tongkat yang dipukul. Cara bermainnya, setelah siswa membentu kelompok siswa hom pim pa (menentukan) kelompok mana yang lebih dahulu memukul tongkat. Satu orang dari kelompok yang lebih dulu berhak memukul tongkat setelah pengundian meletakkan tongkat yang akan dipukul di atas 5 bata yang sudah disusun. Kemudian tongkat yang berada di atas bata salah satu bagian ujungnya dipukul, sehingga tongkat terlempar. Beri tanda dan ukur jarak dari bata ke tanda tempat tongkat terlempar. Kemudian dilanjutkan oleh kelompok lain. Kelompok yang lemparan tongkatnya paling jauh, maka kelompok itu yang dinyatakan menang. Sebagai sanksi, semua anggota kelompok yang kalah harus ingkling (lompat satu kaki) dari tempat tongkat terjauh sampai ke tempat memukul (start).
permainan ini bisa di jadikan pembelajaran:
Pembelajaran: Fisika
Materi: pengukuran
Siswa bermain di luar kelas (lapangan), kemudian siswa dibagi menjadi 4 kelompok (jumlah siswa 20 orang). Jadi masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang. Guru mengajak siswa bermain patil lele.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI