Kenangan Kala Hujan
karya : Sim Chung Wei
Tetesan air turun dari awan
bagai butiran mutiara senja
perlahan membangkitkan kenangan
dala angan yang penuh rasa
Perlahan memutar film kilas balik
membawa kenangan, memeluk bayangan
mendekap dalam dingin di balik bilik
terkenang akan kampung halaman
Mengungkap setiap makna jiwa
dalam alunan senadung harmoni
gelora batin yang telah lama
suara titik air jath membasahi
Ada kenangan indah dan juga sedih
wahai waktu, apakah kau sudah melupa?
pengalaman lama yang menyisakan rasa perih
dan pengalaman indah yang tak pernah lupa
Ada juga rasa sakit yang pernah tertoreh
menyisakan tanda luka di hati
Ada rasa rindu yang sulit diperoleh
rindu yang ditahan seperti ingin mati
Kenangan-kenangan yang muncul kala hujan
akankah tetap dikenang seperti itu
atau akankan terhapus oleh rintik hujan
hingga terkubur menjadi masa lalu
Jakarta, 13 Desember 2023
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI