Mohon tunggu...
Shintia Putri Fibriolawati
Shintia Putri Fibriolawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Suka akan sejarah dan kepurbakalaan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Semangat Kemerdekaan dari Jamblangan Kulon untuk Indonesia

21 Agustus 2024   15:05 Diperbarui: 21 Agustus 2024   15:08 70
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar 1: Pelaksanaan upacara bendera di lapangan voli (Dokumentasi Pribadi)

Tepat pada tanggal 17 Agustus 2024 kemarin, negara kita, Indonesia, genap berusia 79 tahun. Momen ini merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh segenap warga negara Indonesia. Biasanya, di tanggal 17 Agustus selalu identik dengan perayaan upacara bendera,  baik di tingkat kecamatan bahkan sampai di tingkat nasional. Akan tetapi, banyak diantara dusun-dusun yang juga dengan semangat mengadakan dan melaksanakan upacara bendera sebagai salah satu wujud dari bentuk rasa nasionalisme. 

Pada tahun 2024 ini, saya berkesempatan melaksanakan pengabdian masyarakat atau biasa dikenal dengan sebutan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Magelang. Penempatan KKN saya berada di Dusun Jamblangan Kulon, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Hal yang membuat saya kagum dengan dusun itu, dimana setiap tanggal 17 Agustus dilaksanakan upacara bendera di dusun yang kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, potong nasi tumpeng dan diakhiri dengan pawai per RT. Upacara bendera memperingati HUT RI telah dilaksanakan selama 3 tahun berturut-turut. Tujuan diadakannya upacara bendera di dusun Jamblangan Kulon salah satunya untuk meningkatkan jiwa nasionalisme warga masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak. 

Pelaksanaan upacara bendera biasanya dilaksanakan di lapangan voli dusun Jamblangan Kulon. Peserta upacara ini terdiri atas anak-anak, pelajar, warga (per RT), pemuda-pemudi, dan juga tokoh masyarakat. Tahun 2024 ini, upacara bendera di dusun Jamblangan Kulon berjalan dengan hikmat. Setelah kegiatan upacara bendera selesai kemudian dilanjutkan dengan memotong nasi tumpeng yang sebelumnya telah didoakan oleh sesepuh dusun Jamblangan Kulon, yakni Bapak Mansyur. Nasi tumpeng dibagikan kepada masyarakat dan kemudian makan bersama dengan sebelumnya setiap RT membuat nasi kotak untuk dibagikan setelah upacara bendera itu. Rasa kebersamaan muncul dengan hangat pada kegiatan ini, dimana saya sebagai mahasiswa KKN sangat menikmati kehangatan dan kekeluargaan dari setiap warga masyarakat dusun Jamblangan Kulon. 

Gambar 2: Prosesi doa sebelum pemotongan nasi tumpeng (Dokumentasi Pribadi)
Gambar 2: Prosesi doa sebelum pemotongan nasi tumpeng (Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan yang ditunggu selanjutnya adalah pawai kemerdekaan yang diadakan oleh perangkat dusun Jamblangan Kulon bersama dengan karang taruna dusun. Pawai ini menggandeng setiap RT untuk mengeluarkan kostum terbaik kreasi setiap RT beserta dengan yel-yel yang menarik. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan juga dan merupakan kelanjutan dari semarak kemerdekaan Indonesia. Pawai ini dilaksanakan dengan mengelilingi Desa Bringin, dengan garis start dan finish di depan Masjid dusun Jamblangan Kulon. Kostum yang dikenakan oleh warga masyarakat dusun Jamblangan Kulon ini ramai akan hiasan berwarna merah putih yang sesuai dengan bendera kita, bendera Indonesia. 

Gambar 3: Pelaksanaan pawai yang dimeriahkan oleh warga Jamblangan Kulon (Dokumentai Pribadi)
Gambar 3: Pelaksanaan pawai yang dimeriahkan oleh warga Jamblangan Kulon (Dokumentai Pribadi)
Rasa kemerdekaan yang ada di dusun Jamblangan Kulon sangatlah kental dan khas dengan rasa nasionalisme yang dimiliki oleh warga masyarakatnya. Saya senang bisa menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan kemerdekaan HUT RI ke 79 tahun di dusun Jamblangan Kulon. Sebagai seorang mahasiswa melihat kemeriahan perayaan HUT RI di tingkat dusun merupakan hal yang sangat membanggakan dan terharu dengan pencapaian suatu dusun tersebut. Semoga kedepannya dusun Jamblangan Kulon bisa mempertahankan rangkaian kegiatan dalam perayaan HUT RI setiap tahunnya. Dan bisa menjadi salah satu contoh dusun-dusun yang lainnya di Indonesia. 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun