Mohon tunggu...
Setia Pramana
Setia Pramana Mohon Tunggu... -

Seorang anak bangsa yang sedang berkelana mencari ilmu.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Hitung cepat (Quick Count)

13 Juli 2014   04:32 Diperbarui: 18 Juni 2015   06:30 488
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Disebuah kelas mengenai peluang, seorang dosen mencoba memberi ilustrasi mengenai peluang dengan alat yang sederhana, kelereng. DImasukkannya 50 kelereng berwarna merah dan 50 kelereng biru kedalam sebuah kotak yang tertutup.

Guru: Didalam kotak ini ada kelereng dengan dua warna, merah dan biru. Coba siapa yang bisa menebak proporsi kelereng berwarna merah dan biru dengan cepat! Kalian boleh mengambil kelereng dari kotak tersebut, namun setiap kelereng yang kalian ambil, kalian harus membayar biaya tertentu.

Ada 3 mahasiswa yang maju dan sanggup melakukan percobaan:

Mahasiswa 1: Mengambil dengan acak 10 kelereng (dengan mata tertutup), menurut dia cukup untuk menjawab pertanyaan dosennya. Dan menghasilkan 6 kelereng merah dan 4 biru.

Mahasiswa 2: Karena sanggup membayar lebih, dia mengambil 20 kelereng, dimana 11 adalah merah dan sisanya biru.

Mahasiswa 3: mengambil dengan acak 12 Kelereng, menghasilkan 5 merah dan 7 biru.

Alhasil:

Mhs1: Merah 60% vs Biru 40%

Mhs2: Merah 55% vs Biru 45%

Mhs3: Merah 42% vs. Biru 58%

Dengan percaya dirinya mahasiswa 1 dengan lantang berkata:

“Hitungan saya paling benar! “

“Mahasiswa lain tidak kredibel!”

“Dan kalau bapak dosen menghitung langsung dari kotak tersebut dan hasilnya berbeda dengan saya, maka bapak hitungannya SALAH!!”

Dosen :  ??&#!*$

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun