Kuliner Indonesia sangat terkenal dengan macamnya yang sangat variatif. Setiap daerah dan suku masing-masing memiliki ciri khasnya. Kesamaannya adalah memakai banyak rempah didalam bumbu pengolahan makanannya.
Jelas kita menggunakan berbagai macam bumbu karena Nusantara sangat subur dengan 365 hari dimana matahari selalu tersedia sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Salah satu kuliner yang sedang naik daun adalah Kuliner Bali. Sebelum pandemi, banyak sekali wisatawan mancanegara dan lokal yang datang mengunjungi Bali untuk menikmati indahnya panorama dan budaya Bali.
Tidak hanya itu turispun mulai berburu makanan lokal yang enak-enak. Jika menemukannya, mereka akan memotret, memfilmkan kemudian ditayangkan di media sosial akhirnya menjadi viral. Orang-orang langsung penasaran ingin mecoba untuk mengkonfirmasi rasanya. Ini sangat membantu promosi untuk kuliner daerah.
Tahun 2000an ketika aku mulai secara berkala mengunjungi Bali, makanan lokal yang paling terkenal adalah nasi babi guling, nasi ayam pedas, ayam betutu, nasi campur, lawar, dll. Namun makanan-makanan ini masih dianggap belum setara dengan makanan-makanan Barat yang banyak dijual disana karena banyak turis mancanegara.
Terus terang saat itupun lidahku belum akrab dengan bumbu-bumbu Bali yang lebih tajam dan sangat kaya rasa dibanding makanan atau masakan di P. Jawa.
Namun seiring waktu, aku makin menikmati makanan daerah Bali bahkan kangen bila sedang ada di rumah.
Bebek Timbungan
Beberapa tahun belakangan masakan Bali yang menjadi favoritku adalah Bebek Timbungan. Bebek Timbungan adalah sajian kuliner berbahan dasar bebek bisa juga menggunakan ayam yang dimasak didalam timbungan.