MAAF hanya share news apdet dr kaskus dan berbagai sumber , tapi intinya semua hal tersebut harusnya PELINDO Dan PEMKOT jakut (Pol PP) harus bertanggung JAWAB
Bentrokan Warga dan Satpol PP di Makam Ulama Penyebar Islam di Jakarta Utara
SATPOL PP MUNDUR - UPDATE DARI tvOne DI PAGE 45 GAN:http://www.kaskus.us/showpost.php?p=...&postcount=900
Quote: Wakil Walikota Perintahkan Tarik Mundur Satpol PP BERITAJAKARTA.COM — 14-04-2010 12:51Setelah dilakukan perundingan dan negosiasi antara Pemkot Administrasi Jakarta Utara dengan para pengacara ahli waris pengelola makam yang difasilitasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Wakil Walikota Jakarta Utara, Atma Senjaya akhirnya menarik mundur pertugas Satpol PP.Hal tersebut dilakukan untuk meredakan suasana yang semakin memanas karena banyaknya massa dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang mendatangi lokasi kejadian di sekitar areal makam Mbah Priok. Selain itu, desakan juga untuk menarik mundur petugas Satpol PP juga datang dari beberapa anggota DPRD DKI Jakarta yang turut hadir di lokasi kejadian seperti, Andhika, Maman Firmansyah dari komisi B serta Ida Mahmudah Ketua Komisi A yang juga ikut memfasilitasi negosiasi tersebut. "Saya akan berkoordinasi dengan Muspiko terlebih dahulu dan petugas di lapangan untuk bagaimana teknisnya menarik mundur petugas," ujar Atma Sanjaya, Wakil Walikota Jakarta Utara, Rabu (14/4).
cek juga:Â http://news.okezone.com/read/2010/01...rlihat-satelit
Quote: Gan, ane mohon sebagai TS tolong komentar agan-agan tetap menjaga bahasa yang baik, emosi boleh dilontarkan tapi tolong disensor kata-kata yang tidak pantas, Kaskus adalah ruang publik, kita salurkan dukungan kita untuk massa di sana, kita ungkapkan pendapat kita, jangan menggunakan kata-kata kasar yang tak sopan.Ane mohon maaf gan bagi yang tersinggung.
Kunjungi jugahttp://www.kaskus.us/showthread.php?p=196331526
Sekitar jam 7 (atau kurang) tadi pagi reporter tvOne, Chaca Annisa udah menyiarkan kalau akan terjadi eksekusi sebuah makam ulama penyebar Islam di Jakarta Utara bernama Habib Hasan bin Muhammad al Haddad. Massa yang berkumpul di depan komplek pemakaman sekitar 20 meter sudah berjumlah 100-200 orang. Takbir-takbir sudah terdengar di sana.
Tiba-tiba sekitar 250 orang Satpol PP dan kepolisian bergerak dari kejauhan menuju arah makam. Massa yang sudah terbakar amarah mulai maju dan melawan Satpol PP dengan melempari batu dan kayu. Satpol PP dan kepolisian ikutan melempari massa gan, dan pembawa acara AKI Pagi Grace Natalie dan Andi Djarot berkali-kali mengklarifikasi kepada wartawan Chaca Annisa di sana kalau Satpol PP dan kepolisian benar-benar melakukan tindakan pelemparan.
Satpol PP dan kepolisian makin bergerak maju lebih cepat, massa masuk ke dalam komplek makam dan menyerukan takbir dan shalawat di sana. Massa terkepung. Reporter langsung menyatakan bahwa saat ini kondisi sudah chaos dan Satpol PP dan kepolisian menetapkan kondisi siaga satu. Massa tetap melemparkan batu dan kayu, bahkan terlihat botol-botol terbakar berisi bahan bakar dilemparkan ke arah Satpol PP dan kepolisian.
Jam 7.30 siaran dilanjutkan dan reporter memberitakan dua orang terluka dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Eskavator sudah datang, dan menebang pohon-pohon di sana. Satpol PP masih berjaga, lemparan batu masih ada, dan massa di dalam komplek makam meneriakkan shalawat dan takbir melalui mikrofon dan speaker.