Biasalah, kalau yang namanya teman itu pasti belain. Dia bilang fotonya Setnov yang lagi tiduran itu gak etis dibuat meme, dibuat guyonan.
Pernyataannya itu aneh. Lha, selama ini tingkah lakunya saja (termasuk mereka-mereka itu) sudah tidak etis, kok malah sekarang dipersoalkan etis tidak etis.
Tak usah ngomongin etis tidak etis-lah. Orang yang tak tahu etika kok ngomong etis tidak etis. Itu malah tidak etis namanya. Saya yakin masyarakat juga sudah tahu kayak apa geng satu itu. Dan pada hakikatnya, sama sekali tidak etis kalau kursi kepemimpinan Dewan Perwakilan Rakyat diduduki oleh orang-orang semacam itu. Sekali lagi: etis tidak? Jelas tidak.
Kepentingan mereka sudah sangat jauh dan bertentangan dengan kehendak rakyat. Kalau masih seperti itu, jangan katakan lagi mereka sebagai Dewan Perwakilan Rakyat, karena sikap-sikap tak etis semacam itu sama sekali tidak merepresentasikan sikap sebagaimana perwakilan rakyat. Mereka sudah memilih jalan kepentingannya sendiri. Rakyat mau begini, mereka mau begitu. Kan aneh namanya kalau pihak yang mewakili dan yang mewakili tidak sejalan?
Ya sudah, kalau memang sakit, ya silahkan bersakit-sakit di sana. Saya sih tetap mendoakan supaya lekas sembuh, terutama secara moral dan akhlak. Tapi kalau itu semua cuma sandiwara untuk lari dari hukum manusia, semoga hukuman Tuhan segera menghampiri orang-orang semacam itu sesegera mungkin. Kurang mantap apa lagi do'a saya tadi?[]
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI