Mohon tunggu...
Saman Sinaga
Saman Sinaga Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

autis

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Pipis di Bawah Hujan, Sehingga Tak Seorangpun Melihatku Ngompol

11 Maret 2012   10:42 Diperbarui: 25 Juni 2015   08:13 407
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Mungkin anak-anak remaja sering mendengar slogan galau seperti "aku ingin menangis di bawah hujan, sehingga tak seorangpun yang melihatku menangis". Sama halnya dengan teman ku. Dengan gaya centil dia bilang "iihh.. co cwitt" ( so sweet maksudnya).

Belum lagi teman gue itu buat foto-foto dengan photoshop dengan menuliskan slogan di atas dengan berbagai versi. Ada yang cowonya duduk di bangku sambil tertunduk terus hujannya turun seolah-olah membasahi itu cowok.

Ada lagi versi si cewek berdiri sendiri di depan tembok yang  graffiti lalu hujan turun membasahi cewek itu. Baginya itu terlihat ekstrim dan sangat menyentuh jiwa. Bagiku itu terlalu mainstream. Saking bosannya dengan tulisan-tulisan seperti itu aku memanggil dia dan memperlihatkan karyaku.

Aku menulis begini "pipis di bawah hujan, sehingga tidak seorangpun yang melihatku ngompol". Dia kaget dan memasang ekspresi jijik. Lantas gue bilang "ini ekstrim bagi gue, dan mudah-mudahan jadi mainstream buat anak seperti kamu" kataku cuek.

"Dengan begini lebih cepat dan praktis, ga perlu ke kamar mandi untuk pipis kan? hemat waktu dan tenaga" kataku lagi padanya.  Dia masih saja memandang jijikm tulisan ku itu. Lantas gue bilang ke dia "makanya jangan alay melihat tulisan-tulisan seperti itu" kataku sambil ketawa cekikian. Puas rasanya melihat ekspresi wajahnya yang tertohok itu.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun