Mohon tunggu...
Sahabatorangtua Anak
Sahabatorangtua Anak Mohon Tunggu... -

Sahabat Orangtua Anak adalah Sahabat yang memfokuskan karyanya pada dunia Parenting & Pendidikan Indonesia\r\n\r\nSahabat Orangtua Anak dikembangkan sejak Februari 2011 oleh Hanlie Muliani, M. Psi. \r\n\r\nDalam naungan Psikolog Hanlie Muliani, Sahabat Orang Tua & Anak juga melibatkan sejumlah Psikolog, Trainer, Assessor dan Terapis yang kompeten di bidang nya serta memiliki integritas yang baik.\r\n\r\nSahabat Orang Tua & Anak menyediakan layanan konseling Training untuk Orang Tua, Anak, Remaja dan Guru, Career Direct Assesment untuk pemilihan studi dan karir, psikotes dan terapi\r\n\r\nSaling berbagi dan menumbuhkembangkan individu, keluarga dan dunia pendidikan di Indonesia melalui layanan Sahabat Orang Tua & Anak yang tepat dan berkualitas, merupakan misi kami dalam berkarya.\r\n\r\nAddress: Ruko Golden Boulevard C 22, Jl. Pahlawan Seribu, BSD\r\nPhone: 021 - 5013 9000\r\nMobile: 08 111 888 951

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Parenting Insight - Waspadai Depresi

16 Agustus 2014   14:37 Diperbarui: 18 Juni 2015   03:24 62
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Data terbaru PBB menunjukkan, setiap tahun ada 20% anak remaja di dunia yg mengalami gangguan kesehatan mental. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan keluarga dan lingkungannya. Kompas, 13 Agustus 2014

Depresi ancam warga dunia. Depresi akan menjadi penyakit kedua paling banyak diderita pada 2020 setelah jantung iskemik. Sarana dan tenaga kesehatan jiwa di negara berkembang terbatas. Kompas, 14 Agustus 2014

Salam Pendidikan,
Hanlie Muliani, M. Psi, Psi

Sahabat Orang Tua & Anak
Parenting & Education Consultant

Address: Ruko Golden Boulevard C 22, Jl. Pahlawan Seribu, BSD
Phone: 021 - 3646 9000 / 021 - 5013 9000
Mobile: 08 111 888 951

Twitter: @Hanliemuliani
www.sahabatorangtuaanak.com

"It is easier to build children than repair adult"

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun