Program Kegiatan Si PENTING oleh Tim KKN SUKAHURIP di Desa Sukahurip
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan belajar berbentuk pelaksanaan implementasi ilmu dan teknologi yang diperoleh mahasiswa ke tengah masyarakat untuk kesejahteraan publik. KKN dapat dikonversi menjadi beberapa Satuan Kredit Semester (SKS) dan menjadi syarat kelulusan di sejumlah kampus. Tema KKN tematik yang diusung dalam program kerja mahasiswa KKN Tematik UPI Desa Sukahurip adalah Si Penting (Mahasiswa Peduli Stunting).
Stunting atau perawakan pendek merupakan masalah kesehatan yang serius yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Masalah stunting/pendek pada balita menunjukkan angka rerata Jawa Barat 35,3% yang juga lebih baik dari angka nasional (37,2%). (Kementerian Kesehatan, 2013). Prevalensi Stunting di Jawa Barat menurut kabupaten atau kota pada Kabupaten Bekasi masih tergolong tinggi sebesar 21,5 % dari target prevalensi sebesar 14% di tahun 2024. (Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021). Gizi merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi, balita, dan anak-anak. Kurangnya asupan gizi dapat menyebabkan wasting, underweight, dan stunting yang kemudian dapat berujung pada terjadinya berbagai penyakit. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi yang terjadi dalam waktu yang lama sejak masa janin hingga balita (Motbainor et al, 2015). Faktor-faktor lain yang juga telah diketahui berperan dalam terjadinya stunting di antaranya adalah pengetahuan Ibu tentang gizi, tingkat pendidikan Ibu dan Ayah, ketersediaan air bersih, dan berat lahir rendah (Correia et al, 2014; Mostafa, 2011). Penelitian populasi yang telah dilakukan di Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi stunting dan perawakan pendek pada remaja dipengaruhi oleh berat badan lahir rendah (BBLR), pendek saat usia dua tahun, rendahnya tingkat pendidikan Ibu, kurang baiknya sumber air minum (Sasongko et al, 2019; Torlesse et al, 2016). Upaya-upaya promotif dan preventif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan cara pencegahannya, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan berbagai program pencegahan stunting yang telah digulirkan oleh Pemerintah.
Sebagai upaya mendukung program penurunan angka stunting dengan cara pencegahan angka kejadian stunting, melalui program KKN Tematik Si Penting, pada tanggal 27-29 Juli 2023, Tim KKN Desa Sukahurip melakukan sosialisasi beserta perencanaan Program Kegiatan yang akan dilakukan di Kantor Desa Sukahurip dan PUSKESMAS Banjarsari yang terletak di sebelah Gedung Kantor Desa Sukahurip. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sukahurip, Sekretaris Desa Sukahurip, Kepala Seksi Pemerintahan, Dr. Fauzi sebagai Ahli dari PUSKESMAS dan Perangkat Desa lainnya. Perangkat Desa beserta PUSKESMAS menyatakan bahwasanya di Desa Sukahurip ini masih terdapat total 14 Individu yang terkena stunting dan sudah menjalankan beberapa kegiatan Desa yang dibawahi langsung oleh Pemerintah Daerah setempat sehingga kami mengambil jalan untuk membantu melakukan penyuluhan dan penyaluran dana kecil untuk membantu Program Pemerintah Daerah setempat beserta membantu melakukan instalansi sanitasi warga setempat.
Kegiatan KKN Si Penting Desa Sukahurip berkolaborasi dengan program yang ada di pemerintahan setempat, salah satunya mengusung program Door to Door Keterlibatan dalam kegiatan berupa penimbangan berat badan bayi dan balita, pengukuran tinggi badan bayi dan balita, lingkar lengan dan lingkar kepala bayi dan balita. Kegiatan dilakukan dengan cara mendatangi langsung rumah keluarga yang terkena stunting dan pemberian pengarahan langsung oleh tim bekerja sama dengan kader posyandu dan RT setempat, tidak lupa juga kami memberikan sedikit bantuan makanan untuk anak yang terkena stunting.
Kegiatan sosialisasi dengan system door to door dengan memberikan bingkisan sehat kepada anak yang terkena stunting tanggal 7 Agustus 2023 - 8 Agustus 2023 yang tersebar di beberapa RW, yaitu RW.01, RW.05, RW.06, RW 07, dan RW 10 mulai pukul 10.00 sampai 14.00 WIB. Selain pemberian bingkisan sehat kepada anak penderita stunting, juga dilakukan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan kepada sejumlah 14 balita yang tersebar di Desa Sukahurip.
Tim KKN Si Penting UPI Desa Sukahurip memperoleh feedback berupa terjalinnya kerjasama yang dapat memberikan kesempatan untuk kolaborasi dalam program pencegahan stunting di masyarakat sejalan dengan program pemerintah yaitu upaya menuju zero new stunting. Artinya tidak ada penambahan angka stunting baru sehingga target penurunan stunting sesuai arahan Presiden yaitu di bawah 14% pada tahun 2024 dapat tercapai.
Tim KKN Tematik Si Penting UPI Desa Sukahurip juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia serta BKKBN Jawa Barat.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI