Bos kecil yang sudah mulai sekolah TK B ini sangat suka sekali dengan film animasi, seperti upin ipin, doraemon, boboyboy dan lainnya. Gambar nya yang lucu memang menjadi daya tarik tersendiri film animasi bagi anak-anak. Tapi sayangnya kebanyakan film animasi buatan negeri tetangga, belum ada film animasi karya anak Bangsa. Padahal banyak sekali anak muda yang kreatif di Indonesia hanya saja mungkin belum berani membuat film animasi dikarenakan dengan fasilitas yang belum memadai.
Nah ternyata ada loh satu film animasi terbaru yang dibuat oleh anak-anak peserta didik dari BBPLK (Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja) Bekasi.Â
Yes benar Bekasi yang dikenal orang adalah wilayah yang panas dan jauh bahkan banyak yang bilang kalau ingin ke Bekasi harus membuat passport terlebih dahulu. Ternyata Bekasi juga ada sisi baikknya yah yaitu adanya BBPLK bagi para siswa yang sudah lulus SMA/SMK yang ingin mempunyai keahlian agar lebih percaya diri untuk melamar pekerjaan.
Film animasi karya siswa BBPLK Bekasi yaitu Nano Millenial Force dimana film ini menceritakan tentang tiga peserta magang asal Indonesia, yaitu Nano, Yoko, Aris yang tersesat ketika sedang berjalan-jalan di tempat wisata Kuil Kiyomizu dera di Kyoto.Â
Nah dalam ketersesatan nya mereka bertiga bertemu dengan Hanida, sosok pengayom yang mengajarkan mereka untuk bersikap profesionalisme, disiplin, tahan uji dan kemandirian.
- Movie Animator 2 paket atau 32 orang
- Digital Animator 14 paket atau 224 orang
Pelatihan yang dilakukan oleh BBPLK Bekasi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan/skill animator dan dapat terserap ke industry dengan bekerja di studio-studio maupun perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam bidang animasi.Â
Karena menurut Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (AINAKI) diperlukan sekitar 3.000 tenaga kerja per tahun di bidang animasi tetapi saat ini baru mencapai 1.500 tenaga kerja per tahun.
Untuk Luas Creative Room di BBPLK Bekasi sendiri yaitu : 25.30m X 12 m : 303M yang dibagi beberapa ruangan, yaitu :
- Ruangan Teater adalah ruang ditampilkannya pertunjukkan film hasil karya siswa animasi
- Ruang Motion Capture adalah ruang untuk proses merekam digital dari gerak gerik actor yang sudah diberi sensor pada tiap titik acuan yang diinformasikan ke sebuah system computer khusus menjadi suatu animasi karakter
- Ruang Dubbing & Editing adalah ruang untuk melakukan proses mengisi suara pada suatu tayangan video dalam sebuah film dengan karakter suara tertentu dan juga ruang untuk melakukan proses editing
- Ruang Produksi adalah ruang untuk membuat produksi film animasi
- Ruang Bermain
- Pantry
- Memproduksi film animasi
- Menuangkan imajinasi-imajinasi yang kreatif dan inovatif
- Melaksanakan pelatihan dalam situasi yang lebih menyenangkan dan nyaman
- Mengekspresikan ide-ide untuk membuat karya animasi yang dapat dipublikasikan dan bernilai jual