Rembang, INFO PAS - Ada salah satu momen unik dan langka yang terjadi pada pelaksanaan sholat dhuhur berjamaah di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Rembang. RK salah satu Narapidana tunanetra atau berkebutuhan khusus menjadi imam sholat bagi rekan-rekan Warga Binaan lain, Senin (20/11) siang.
Hal tersebut merupakan salah satu peristiwa yang menginspirasi dan membuat kagum bagi kita semua yang masih diberi kesehatan dan keadaan normal oleh Allah SWT.
Dalam kesehariannya, RK menghabiskan waktunya untuk beribadah seperti mengaji dan sholat wajib maupun sunnah. Saat kegiatan mengaji dirinya menggunakan alat bantu semacam Perangkat Iqra Braille Elektronik yang ditujukan untuk membantu memudahkan pembelajaran iqra bagi penyandang tunanetra.
Salah satu WBP lain yang merupakan teman dekat dari RK mengaku senang dapat berteman dengannya.
"Ya senang saja pak berteman dengan siapa saja, semua sama. RK orangnya baik, terkadang saya juga diajari mengaji sama dia."ujarnya saat ditanyai Humas.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Imam menyampaikan bahwa RK pada umumnya diberikan pelayanan yang sama dengan WBP lainnya, namun karean RK merupakan WBP yang berkebutuhan khusus, ia menetapkan beberapa kebijakan khusus.
"RK kami tempatkan di kamar hunian khusus, kami sediakan peralatan seperti kursi roda, tongkat hingga iqra braille dan kami juga sediakan pendamping WBP untuk memandunya dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Selain itu, para Petugas jaga juga selalu memperhatikan dan membantu RK. Sehari-hari RK ini mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Rutan Rembang sama halnya dengan WBP lainnya" Ungkap Imam.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI