Depok, 23 November 2024 — RumbelNet 1.0, melalui Divisi Public Relation Rumah Belajar BEM UI 19, telah berhasil menyediakan wadah untuk bertukar informasi dan berbagai inovasi dalam permasalahan yang dihadapi seputar program kerja tiap Rumah Belajar Fakultas. Setidaknya, ada 14 Fakultas yang memiliki program dalam bidang pendidikan dan pengabdian pada masyarakat. Pada momen ini, para perwakilan rumah belajar fakultas memperkenalkan kegiatannya yang membahas deskripsi organisasi, program kerja, dan informasi pendukung lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang PMU Lantai IV Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) Universitas Indonesia.
“Rumah Belajar BEM UI 19 mengundang seluruh Rumah Belajar Fakultas se-UI untuk bergabung dalam kegiatan RumbelNet. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh rumah belajar fakultas dapat menjaga hubungan baik dan mendapat wawasan baru yang berguna untuk semua Rumah Belajar karena kami membuka ruang diskusi mengenai permasalahan dan tantangan program kerja masing-masing Rumah Belajar. Dengan begitu, diharapkan kita dapat bersama-sama memberikan jalan keluar terhadap setiap permasalahan tersebut.” Begitu isi undangan yang disampaikan untuk setiap rumah belajar fakultas.
Sesi materi ini diawali oleh Rumah Belajar BEM UI 19 yang mengangkat studi kasus permasalahan internal maupun eksternal; banyaknya fungsionaris yang cenderung demotivasi karena bersamaan dengan berjalannya Rumah Belajar BEM UI, semakin banyak peluang magang yang ditawarkan, hingga keinginan untuk pencapaian akademik. Dari sisi eksternal, yang menjadi tantangan adalah berbagai dinamika birokrasi dengan direktorat Universitas Indonesia. Menurut Rumbel BEM UI 19, hal ini cukup besar pengaruhnya untuk berjalannya program Rumah Belajar.
Presentasi ini dilanjutkan dengan presentasi dari ketujuh Rumah Belajar Fakultas yang mencakup pemaparan lengkap mengenai konsep, fungsi, dan kontribusi masing-masing Rumah Belajar dalam mendukung proses pembelajaran siswa. Dalam durasi 50 menit, waktu dibagi secara proporsional untuk menjelaskan tujuan utama, keunggulan, dan program unggulan. Melalui pemaparan ini juga, dapat diketahui bahwa setiap Rumah Belajar memfasilitasi kebutuhan spesifik siswa berdasarkan bidang studi dan minat mereka. Pemaparan dimulai dengan pengenalan konsep Rumah Belajar sebagai upaya mewadahi pendidikan abad ke-21. Selanjutnya, deskripsi mendalam diberikan mengenai fasilitas, bimbingan akademik, proyek kolaboratif, serta pencapaian yang telah diraih oleh masing-masing Rumah Belajar.
Lalu, pada acara tersebut, terdapat icebreaking yang bertujuan untuk mencairkan suasana, memecah kebekuan, dan membangun energi positif di pertengahan acara. Dalam sesi ini, peserta akan diajak bermain tebak judul lagu dan film dengan gambar selama 10 menit. Gambar tersebut dapat berupa simbol, ilustrasi, atau kombinasi keduanya yang dirancang secara kreatif. Dalam waktu yang terbatas, individu harus menebak sebanyak mungkin judul dari petunjuk yang diberikan. Suasana kompetitif yang menyenangkan ini diharapkan dapat membangun antusiasme sebelum melanjutkan ke sesi berikutnya. Setelah sesi icebreaking, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai tujuh Rumah Belajar Fakultas selama 50 menit untuk sesi kedua.
Selanjutnya, sesi berbagi atau sharing session terkait permasalahan program kerja setiap Rumah Belajar Fakultas merupakan forum yang bertujuan untuk meningkatkan sinergi, transparansi, dan efektivitas dalam menjalankan tugas. Dalam sesi ini, setiap anggota Rumah Belajar yang hadir diberi kesempatan untuk memaparkan kendala yang dihadapi, mulai dari alokasi sumber daya, partisipasi anggota, hingga pencapaian target program kerja. Diskusi ini tidak hanya menjadi ajang untuk saling mendengarkan, tetapi juga menemukan solusi bersama, berbasis pengalaman dan ide kreatif dari berbagai pihak. Melalui pendekatan kolaboratif ini, setiap rumah belajar dapat mengevaluasi programnya secara lebih komprehensif, merancang strategi yang lebih baik, serta mempererat rasa solidaritas antaranggota fakultas.
Kegiatan RumbelNet 1.0 menjadi langkah yang sangat penting dalam memperkuat kolaborasi antara berbagai fakultas di Universitas Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pertukaran ide dan pengalaman, para perwakilan fakultas berhasil mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi serta menyusun solusi konkret untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, diharapkan program-program seperti Rumah Belajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.