Mohon tunggu...
Andre Cahya
Andre Cahya Mohon Tunggu... -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Saya Seorang Manager IT di perusahan properti + punya usaha jasa website. website properti saya www.rumahdi.com jasa website http://jasadesignpro.com / websitetermurah.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Keuntungan Finansial dengan Memiliki Buah Hati Lebih Awal

19 November 2014   23:15 Diperbarui: 17 Juni 2015   17:22 26
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Siapa yang dapat mengira jika merencanakan memiliki buah hati di awal pernikahan akan mengurangi pengeluaran bulanan. Jika dipikir, dengan bertambahnya anggota keluarga baru justru malah menambah biaya pengeluaran setiap bulannya. Nyatanya, ada beberapa alasan yang menguatkan bahwa ada keuntungan finansial dengan memiliki buah hati lebih awal. Simak 4 alasan berikut ya.

1.Mengurangi risiko komplikasi


Komplikasi yang dimaksud dalam hal ini ialah komplikasi penyakit. Apabila seorang wanita hamil dan memiliki anak di usia muda maka bisa terhindar dari segala penyakit yang biasanya menyerang kaum wanita ketika hamil. Penyakitnya antara lain diabetes, tekanan darah tinggi dan juga stress. Komplikasi penyakit tersebut akan lebih minim menyerang kaum wanita yang hamil pada usia di bawah 30 tahun. Nah, jika usia Anda atau pasangan masih berada dalam rentang 20-an, maka tidak ada salahnya segera merencanakan kehamilan.

Disinyalir, wanita yang masih berusia 20-an memiliki fisik dan mental yang kuat dalam menghadapi stress. Untuk itu, ada keuntungan finansial dengan memiliki buah hati lebih awal dari alasan ini. Anda atau pasangan tidak perlu mengeluarkan biaya berlebih untuk mengobati segala kemungkinan komplikasi penyakit yang bisa timbul saat kaum wanita sedang hamil. Bila perencanaan kehamilan dimulai lebih awal, maka bukan hanya kondisi Anda atau istri saja yang sehat. Kondisi dompet Anda juga ikut sehat karena tidak perlu membayar biaya pengobatan akibat munculnya risiko komplikasi penyakit.

2.Termotivasi untuk meningkatkan kreativitas


Sebagai orang tua di usia muda rasa kreativitas Anda akan semakin meninggi. Meskipun Anda sudah memiliki anak, tapi usia Anda yang masih muda dan berkisar di rentang usia 20-an membuat Anda terpacu untuk tetap menghasilkan uang dengan cara yang unik. Kecenderungan jenuh dalam mengasuh anak terkadang melanda. Dan Anda yang memutuskan untuk fokus merawat anak di usia muda terpaksa meninggalkan pekerjaan. Walau demikian, Anda tak kehilangan cara untuk mendapatkan pemasukan. Dengan kegemaran dan skill yang dimiliki, Anda punya cara untuk menghasilkan uang.

Hobi yang menjadi pekerjaan tentu memberikan  keuntungan finansial dengan memiliki buah hati lebih awal. Di samping dapat meraih uang dengan santai, cara ini sekaligus membuat Anda mengurangi biaya yang kerap dikeluarkan untuk ongkos bekerja sehari-hari. Biaya itu meliputi uang makan, transportasi, biaya entertainment dan lainnya. Bayangkan bila dalam sebulan Anda menghabiskan sekitar Rp 2 juta untuk pengeluaran tersebut. Anda tentu bisa berhemat kan sekarang. Plus menghasilkan uang dengan cara yang Anda sukai. Umumnya, para ibu muda gemar memulai kreativitasnya dengan bisnis belanja online, berjualan kue sampai menjadi penulis lepas.

3.Kemungkinan bersalin normal lebih besar dan pemulihannya lebih cepat


Seorang ibu yang berusia 20-an memiliki kemungkinan persalinan normal lebih besar dibanding yang berusia di atasnya. Ada kecenderungan usia di atas 30 tahun memiliki risiko lebih besar untuk operasi caesar. Biaya operasi normal dan caesar tentu memiliki perbedaan yang signifikan. Bahkan biaya operasi caesar di beberapa rumah sakit mencapai dua kali lipat dari operasi normal. Sebagai perbandingan, kami akan memberikan informasi mengenai harga persalinan di rumah sakit daerah Jakarta.

Brawijaya Women & Children Hospital, normal Rp 16.1juta-17.7juta (Deluxe), Rp 20juta-22.5juta (Suite) sedangkan untuk caesar Rp 26.9juta-30juta (Deluxe), Rp 33.1juta-36juta (Suite). RS Bunda Jakarta, normal Rp 15juta-18juta (Utama), Rp 26juta-29juta (CDC Executive) sedang caesar Rp 27juta-30juta (Utama), Rp 44juta-46juta (CDC Executive). Ini hanya sebagian saja. Tetapi, semua rumah sakit tentu memiliki tarif biaya operasi caesar lebih tinggi dibanding persalinan normal.  Dilihat dari biayanya yang selangit, Anda dan pasangan tentu memprioritaskan untuk persalinan normal. Ini jadi salah satu keuntungan finansial dengan memiliki buah hati lebih awal.

4. Punya banyak waktu untuk pensiun


Ketika Anda dan pasangan memutuskan untuk memiliki anak di usia awal, maka ada banyak kemungkinan bahwa rentang usia Anda dan anak tidak terlalu jauh. Artinya, di saat anak Anda lahir saat Anda berusia 25 tahun maka saat Anda berusia 50 tahun dan sudah memasuki masa pensiun, sang buah hati sudah berusia 25 tahun. Dan besar kemungkinan buah hati Anda sudah bekerja dan menghasilkan uang sendiri. Bahkan ada yang mulai terjun ke dunia kerja di saat usia 20 tahun setelah selesai mengenyam bangku kuliah.

Hal ini menandakan bahwa Anda tak perlu berpikir keras untuk membiayai sang anak. Di saat anak Anda sudah memiliki penghasilan sendiri otomatis ia akan berusaha membayar semua kebutuhannya. Bahkan ada yang memberikan sebagian penghasilannya untuk membantu orang tua. Jangan heran, ini jadi suatu keuntungan finansial bagi Anda yang ingin berencana memiliki buah hati lebih awal. Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa menikmati waktu pensiun lebih dini. Anda tak perlu bekerja keras lagi untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, tinggal duduk manis dan menikmati hasil kerja Anda selama bertahun-tahun.

Ketika Anda sudah siap menjadi calon ibu dan calon ayah, pelajari Perubahan Finansial Seorang Calon Ayah.


by: rumahdi.com

Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun