Kabar duka menudungi dunia sepakbola Indonesia, Alfin Farhan Lestaluhu telah berpulang ke pangkuanNya. Sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Alfin menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 22.15 WIB.
Alfin, menciptakan salah satu gol dari skor 4-0 atas Filipina pada laga kualifikasi Grup G Piala Asia 2020 U-16.
Pada laga yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta (16/9/2019) itu, Alfin mencetak gol ke 3 bagi Garuda Muda. Dan gol ini spektakuler.
Bola menghampiri Alfin setelah terjadi kemelut di area kotak penalti Filipina, si kulit bundar sedikit digiring Alfin memasuki kotak penalti, lantas Alfin melepaskan sepakan dengan kaki kanannya dari penjagaan para pemain Filipina. 3-0, tanpa sempat kiper Filipina dapat mengamankan.
Itulah gol yang paling diingat para pecinta sepakbola dari pemain remaja asli desa Tulehu, Maluku Tengah itu.
Beberapa waktu lalu, Alfin pulang ke kampung halamannya, Ambon. Menurut pelatih Timnas U-16 Bima Sakti, Alfin sempat mengatakan kepadanya alasan balik ke Ambon adalah untuk mengurus rekening Bank Alfin yang bermasalah.
Pada 26 September lalu, gempa berkekuatan 6,8 Richter memporak-porandakan Ambon, sekitar 40-50 penduduk Ambon meninggal dan luka-luka. Termasuk di antaranya yang terluka adalah pemain Timnas U-16 Alfin.
Atas upaya PSSI, Alfin lantas dirujuk dan mendapat perawatan di RS Harapan Kita Jakarta. Namun, remaja kelahiran 2004 akhirnya dinyatakan meninggal, Kamis (31/10/2019) malam karena menderita penyakit encephalitis.
Tak pelak, Alfin merupakan tokoh kunci bagi keberhasilan Garuda U-16 lolos ke putaran final U-16 2020 di Bahrain.
Bima Sakti tertarik melihat penampilan lulusan SKO Ragunan itu, Alfin menjadi salah satu pilar di Garuda U-16.
Tak pelak, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan para warganet di Twitter turut berbelasungkawa atas kepergian remaja tersebut.