Mohon tunggu...
Rudy Wiryadi
Rudy Wiryadi Mohon Tunggu... Akuntan - Apapun yang terjadi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mulai hari dengan bersemangat

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Fakta FIFA Match Day Indonesia Vs Bangladesh, Finishing Touch Wajib Dibenahi

3 Juni 2022   09:04 Diperbarui: 3 Juni 2022   09:20 220
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
FIFA Match Day Indonesia Vs Bangladesh (bola.net)


Sebelum kick off, di atas kertas Timnas Indonesia lebih diunggulkan memenangkan laga FIFA Match Day berhadapan dengan Bangladesh yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB.

Namun melihat hasil akhir dimana kedua tim hanya bermain imbang 0-0 membuat penasaran Shin Tae-yong cs.

Peringkat Bangladesh (188) yang lebih buruk dari Indonesia (159) sejatinya harus dipertanyakan ada apa dengan Marc Klok dkk?

Lantaran laga yang untuk pertama kalinya digelar dengan dihadiri penonton langsung di Stadion itu adalah tolok ukur dimana Garuda tak lama lagi akan melakoni kualifikasi piala Asia 2023 mulai tanggal 8 Juni 2022 mendatang.

Padahal lawan-lawan Indonesia di Grup A ini peringkatnya lebih baik dari Bangladesh.

Nepal berada di peringkat ke 167, Yordania ke 98 dan Kuwait di peringkat ke 143.

Harus dipikirkan dan dievaluasi apa yang menyebabkan Garuda tidak bisa membobol gawang Bangladesh.

Lalu apa tanggapan dari sang pelatih?

"Sebagai striker seharusnya Dimas Drajad dan Stefano Lilipaly dapat membuat peluang. Mereka belum memenuhi harapan saya," kata "opa" Korea itu.

Sejatinya kedua pemain yang disebutkan di atas merupakan debut mereka di Timnas asuhan Shin Tae-yong.

Sebelumnya Lilypali sempat memperkuat Garuda pada tahun 2019 dibawah asuhan pelatih Simon McMenemy.

Sedangkan klub yang dibela Dimas Drajad saat ini adalah Persikabo Kabupaten Bogor 1973.

Namun itu hanya pendapat Shin saja. Menurut saya justru kedua pemain itu sudah berhasil menunjukkan kepiawaiannya namun belum "beruntung" dapat mencetak gol.

Pemain Bali United Lilypali yang diturunkan sejak awal tiga kali melakukan percobaan yang shot on goal. Dua di antaranya dapat diselamatkan oleh penjaga gawang Anisur Rahman.

Sedangkan satunya lagi bisa masuk ke dalam gawang di menit ke 74 namun dianulir wasit lantaran Dimas Drajad yang mengirimkan umpan offside terlebih dahulu.

Dimas Drajad tercatat satu kali membahayakan gawang Bangladesh ketika sembari membalikkan badan dia menyundul bola dari dalam kotak penalti, namun sayang bolanya masih ke atas mistar gawang.

Sejumlah fakta bisa disebutkan dari laga di atas.

Skor imbang.

Asnawi cedera.

Suporter hadir.

Debut Marc Klok.

Sebenarnya Garuda mencatat banyak peluang dalam laga di atas, namun PR bagi Shin Tae-yong yang harus dibenahi yaitu finishing touch yang buruk.

Di lini pertahanan, Garuda bisa dibilang cukup baik. Itulah cikal bakal yang membuat Garuda hanya bermain imbang tanpa gol dengan tim yang berjuluk Bengal Tigers itu.

Pemain Ansan Greeners FC Asnawi Mangkualam terpaksa harus ditarik keluar lapangan sebelum jeda babak pertama lantaran cedera. Pemain berusia 22 tahun itu lantas posisinya digantikan oleh Koko Ari Araya.

Sembari memegangi paha kanannya Asnawi kelihatan menangis dan meringis saat keluar lapangan.

Kondisi seperti ini tentunya harus diwaspadai. Asnawi merupakan bek andalan Indonesia. Ingat Kualifikasi Piala Asia 2023 sudah di depan mata.

Fakta lain, ini adalah pertama kalinya pertandingan resmi di tanah air digelar dengan hadirnya penonton di Stadion.

Dari 9.000 tiket yang disediakan oleh panitia pertandingan, 95 persennya terjual habis.

Euforia sorak sorai penonton kembali hadir di lapangan setelah sekian lama sepi terkait kondisi Pandemi Covid-19.

Pemain Persib Bandung Marc Klok menjalani debutnya di Timnas senior Indonesia.

Klok yang ditunjuk sebagai kapten usai Fachrudin Aryanto ditarik keluar di awal babak kedua, bermain cukup baik sepanjang laga.

Memblokir serangan lawan, mendistribusikan bola, dan berperan sebenarnya di lini tengah.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun