Akan tetapi hasil percakapan tersebut rupanya tidak terlalu banyak membantu meredakan ketegangan, sebab kedua negara saling melemparkan ancaman. Namun yang jelas dalam pembicaraan tersebut Presiden Xi memperingatkan Joe Biden untuk tidak bermain api terkait dengan masalah Taiwan, karena Taiwan adalah bagian dari Tiongkok.
Rekam Jejak Nancy Pelosi
Kemarahan Tiongkok terhadap rencana kunjungan Nancy Pelosi ini dapat dipahami karena Nancy Pelosi memiliki catatan panjang menentang Tiongkok.
Tahun 1991, dua tahun setelah pecah kerusuhan di Tiananmen Square, Nancy Pelosi secara diam-diam menyelinap ke sana dan membentangkan spanduk yang berisikan dukungan pada demonstrator yang menentang pemerintahan Tiongkok.
Saat itu memang ada kunjungan dari perwakilan negara bagian California ke ibu kota Tiongkok. Nancy Pelosi bersama dengan 2 anggota kongres lainnya berhasil melepaskan diri dari rombongan dan mengunjungi Tienanmen Square tanpa sepengetahuan pemerintah Tiongkok.
Pada saat kejadian, polisi Tiongkok langsung menutup Tiananmen Square dan mengusir para wartawan dan Nancy Pelosi. Atas kejadian tersebut salah satu wartawan CNN yang meliput peristiwa ditahan beberapa saat oleh pemerintah Tiongkok.
Pemerintah Tiongkok menyebut apa yang dilakukan oleh Nancy Pelosi ini merupakan tindakan yang telah direncanakan sebelumnya dan dianggap merupakan tindakan yang tidak terpuji.
Nancy Pelosi memang bersuara lantang terhadap peristiwa Tienanmen Square ini dan menyebutnya sebagai pembunuhan massal.
Bahkan sampai saat ini pun setelah peristiwa Tienanmen Square berlalu, 33 tahun lalu, Nancy Pelosi masih sangat vokal menyuarakan peristiwa berdarah ini.
Rekam jejak suara vokal yang menentang permerintah Tiongkok pada peristiwa Tiananmen Square bukanlah satu-satunya rekam jejak Nancy Pelosi yang membuat pemeritah Tiongkok murka.
Pada tahun 2002, pada saat pertemuan dengan Wakil Presiden Tiongkok Hu Jintao, Nancy Pelosi mencoba menyerahkan surat yang isinya berupa protes akan penahanan para aktivis di Tiongkok dan Tibet dan meminta pemerintah Tiongkok untuk membebaskannya.
Sayangnya Wakil Presiden Tiongkok Hu Jintao menolak menerima surat tersebut.