[caption caption="Ibu-ibu PKK sedang jualan Sosis (doc.Roselina)"]
[/caption]Di Indonesia, bergabungnya ibu-ibu se – RT atau se -RW dalam komunitas PKK yang tujuannya selain dari menjalin hubungan baik antar sesama warga, sekaligus merupakan kesempatan untuk melakukan berbagi kegiatan positif.
Kita tahu ibu-ibu PKK di negera kita kegiatannya biasa diisi dengan  arisan,kumpul-kumpul, mengerumpi berbagai topik. Kadang-kadang ada juga yang memberi pelajaran jahit-menjahit atau masak-memasak, serta beragam kegiatan lainnya.
Kebiasaan ini sudah menjadi suatu tolak ukur dimana kalau lingkungan orang berada, maka ibu-ibu tersebut mengadakan arisan mobil, kulkas dan sebagainya. Kalau di lingkungan warga yang terdiri dari komunitas masyarakat menengah kebawah, maka ibu-ibu tersebut membuat arisan ala kadarnya.
Tujuannya adalah untuk memotivasi agar para ibu mau datang setiap ada pertemuan. Uang yang terkumpul dari arisan ini, dimanfaatkan untuk membeli makanan seadanya. Karena setiap bulan tempat untuk berkumpul bergantian dari rumah yang satu  ke rumah yang lainnya, maka diadakan arisan yang secukupnya kalau yang dapat maka bulan berikutnya dirumahnya, sehingga untuk pembeli makanan dan minuman sudah ada dari uang arisan tersebut dan tidak merepotkan nyonya rumah, sehingga tidak perlu sampai cari pinjaman hanya untuk menyediakan konsumsi dalam pertemuan ibu-ibu PKK ini.
Pengalaman
Dulu sewaktu kami masih tinggal di Wisma Indah di kota Padang, saya juga ikut arisan ibu-ibu. Ikut dalam berbagai kegiatan, antara lain: mengajarkan tentang jahit menjahit, serta memasak beragam makanan. Â Setiap dua minggu sekali masak-masak dan setiap dua minggu jahit menjahit, sehingga dalam setiap pertemuan,kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat.
Menengok Gaya Ibu-ibu PKK di Australia
Disini para ibu tidak pernah menyelenggarakan arisan dalam bentuk apapun. Mereka bergabung dalam rangka sosial Fund Raising yaitu pengumpulan dana untuk disumbangkan pada pendatang baru yaitu orang-orang yang mengungsi dari negaranya karena perang dan sebagainya.
Setiap pertemuan sudah terjadwal, tentang kegiatan yang akan diselenggarakan,sehingga tidak ada waktu yang terbuang dengan ngrumpi sana sini.
Mereka membuat bermacam-macam acara Fund Raising seperti menjual roti sosis dengan harga 2,5 dollar dan minuman 1,5 dollar. Kalau kita bandingkan harga diluar, ini lebih murah. Â