Mohon tunggu...
agniii
agniii Mohon Tunggu... Mahasiswa

just a foodie wanna try something new

Selanjutnya

Tutup

Cerbung

Toxic Relationship (PART 4)

19 Februari 2025   11:00 Diperbarui: 19 Februari 2025   07:51 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hari-hari setelah pertemuan di kafe itu terasa seperti melangkah di atas pasir basah, setiap langkah terasa rapuh dan mudah tenggelam, meskipun Elysia berusaha melangkah dengan pasti. Kenangan dan perasaan yang tertinggal begitu sulit dihindari, seperti jejak kaki yang tak bisa dihapus meskipun ia berusaha mengabaikannya. Begitu juga dengan hubungan mereka. Meskipun waktu terus berjalan, mereka selalu kembali ke titik yang sama, keinginan yang tak bisa diredakan dan luka yang semakin dalam.

Setelah pertemuan terakhir itu, Riven dan Elysia kembali terperangkap dalam kebiasaan mereka, meskipun ada karakter baru yang muncul untuk menguji hubungan mereka. Seorang teman lama, Darius, yang dulu selalu berada di sisi Riven, muncul kembali setelah beberapa tahun menghilang. Darius adalah orang yang melihat betapa rumitnya hubungan mereka, namun juga menyadari ada sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang lebih dalam yang membuat keduanya tak bisa melepaskan satu sama lain.

Darius menemui Elysia untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Dengan senyuman tipis di wajahnya, Darius memperkenalkan dirinya dengan sikap santai, namun di balik matanya, ada kecemasan yang dalam.

"Jadi ini Elysia yang Riven selalu ceritakan?"

"Aku kira, setelah sekian lama, Riven sudah bisa move on."

Elysia hanya tersenyum kecil, meskipun dalam hatinya ia merasa sedikit terkejut.

"Dia tidak bisa melupakan masa lalu kami. Dan aku... aku juga tidak bisa."

Darius mengangguk, seakan mengerti apa yang dimaksud.

"Kalian berdua hanya berputar-putar dalam lingkaran yang sama, kan? Tidak bisa maju, tapi tak pernah benar-benar berakhir."

Hening. Tidak ada seucap kata pun yang keluar dari bibir Elysia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerbung Selengkapnya
Lihat Cerbung Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun