Mohon tunggu...
RIZKA AULIYAFITHROTIL
RIZKA AULIYAFITHROTIL Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

"Bun, Rumah Alie Hancur?" Menguak Sisi Sastra Novel Rumah Untuk Alie

30 Juni 2024   20:24 Diperbarui: 30 Juni 2024   20:50 143
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber gambar : tiktok @loeyswife

Lenn Liu merupakan perempuan kelahiran 22 Januari. Sobat, tau ngga fakta menarik tentang Lenn Liu ini? Dikutip dari salah satu vidio unggahan tiktok mengatakan bahwa Lenn Liu ini adalah seorang siswa yang masih duduk di bangku SMP. Terhitung sekarang mungkin ia baru lulus dan mulai menginjak bangku SMA. Walaupun begitu, diusia mudanya ia berhasil membuat cerita yang begitu menguras emosi bagi pembacanya bahkan yang usianya lebih tua darinya.

Penulis muda yang satu ini populer di berbagai platform media sosial. Beberapa di antaranya, X dengan nama akun @leennnliu, TikTok dengan nama akun @ruang_labirin, dan Instagram dengan nama akun @lenn.liu. Saat ini, Lenn Liu sudah memiliki total 20.6 ribu pengikut di X, 45 ribu pengikut di Instagram, dan 407 ribu pengikut di TikTok. Sungguh pencapaian luar biasa bagi penulis.

Penulis novel satu ini memang rajin membagikan hasil karya tulisnya di media sosialnya. Terutama di TikTok, yang berhasil membuat karyanya dilirik oleh pihak penerbit. Adapun novel Rumah Untuk Alie yang dibahas pada artikel ini juga viral karena Ia unggah di TikTok yang diperkenalkan lewat AU Angst nya.

Sampai saat ini, Lenn Liu atau yang akrab dipanggil Liu oleh para Blulie (sebutan penggemarnya), masih aktif membagikan informasi-informasi tentang karyanya di semua media sosialnya. Jadi, buat sobat Gen Z yang ingin mengenal sosok Lenn Liu lebih dekat, ikuti akun-akun media sosialnya ya!

Analisis Sastra dan Psikologi

Pengkajian psikologi sastra dinilai sangat menarik karena dengan mengkaji psikologi tokoh dalam karya sastra kita dapat mengetahui aspek-aspek gangguan kejiwaan yang dihadapi setiap tokoh dalam menjalankan perannya pada sebuah karya sastra. Karya sastra novel mengambil peran dalam masyarakat, karena biasanya novel mengangkat masalah kehidupan. Masalah kehidupan erat hubungannya dengan tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan untuk menungjang berlangsungnya hidup. Tingkah laku menentukan bagaimana manusia mencapai kepuasan dalam kehidupannya. Tingkah laku dalam bahasan ini berkaitan dengan psikologis karena hal tersebut mencerminkan kepribadian seseorang dalam memenuhi kebutuhannya.

Novel Rumah Untuk Alie ini mengisahkan tentang kehidupan sebuah keluarga yang awalnya harmonis tetapi berubah menjadi rumah yang dingin dan penuh kepahitan. Kita ketahui mulai dari covernya dengan menggunakan ilustrasi seorang anak perempuan kecil yang duduk di dekat jendela sambil melipat kakinya berhasil memberikan nuansa kesepian dan kesendirian.

Kisah dalam buku Rumah Untuk Alie sangat mengharukan dan menyayat hati, hal ini dapat menjadi poin kelebihan karena untuk pembaca yang gemar dengan genre angst pasti akan mencari unsur sedih, cemas dan gelisah akibat membaca cerita yang ada di dalam buku Rumah Untuk Alie.

Karakter utama, Alie, digambarkan sangat kuat. Dia benar-benar berdiri di kakinya sendiri untuk melewati banyaknya luka yang ia rasakan, meskipun luka itu sebenarnya tidak seharusnya ia terima. Namun, Alie tetap berjuang keras di tengah rumah yang seharusnya memberi kehangatan, kenyamanan, dan perlindungan, tapi malah menjadi tempat penyiksaan yang tak ada habisnya.

Cacian, makian, kebencian merupakan makanan tiap hari bagi Alie. Julukan pembunuh pun melekat padanya dan ia terus menerus menerima penolakan serta rasa sakit dari ayahnya dan ke-4 saudaranya. Ayahnya bernama Abimanyu Jdoraksa dan ke empat kakaknya yaitu anak pertama Sadipta Bumantara Jdoraksa; anak kedua Rendra Saksena Jdoraksa; anak ketiga Samuel Satnagara Jdoraksa; dan anak keempat Natta Naomanil Jdoraksa.

Analisis Sastra dan Masyarakat

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun