Klaten - Umat Islam dipenjuru dunia menyambut antusias hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah/2023 Masehi, termasuk warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Dari pagi sekali warga yang dibawah naungan PC LDII Kecamatan Pedan ini sudah memadati lapangan untuk melaksanakan salat Idul Adha.
"Idul Adha adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial seusai pandemi covid-19, bangsa Indonesia menghadapi Resesi akibat melonjaknya harga minyak bumi dan masalah pangan dunia" Ungkap Ketua PC LDII Kecamatan Pedan, Suwarto, S.Pd,.SD
Suwarto, S.Pd,.SD mengatakan, Â inflasi mulai dirasakan masyarakat karena melambungnya harga kebutuhan pokok, oleh karenannya umat Islam harus bersatu dan tanggap terhadap masalah sosial tersebut. Menurutnya permasalahan sosial itu dapat diatasi apabila bangsa Indonesia memiliki dua tipe sikap Luhur, yaitu berupa kesalehan individu dan sosial.
Menurutnya, kesalehan itu dibentuk oleh rasa Taqwa, ketaqwaan itu dicontohkan oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam dengan tulus ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih Anaknya, Nabi Ismail Alaihissalam.
Ujarnya, pengorbanan Nabi Ibrahim itu kemudian diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia dengan menyembelih kurban pada hari raya Idul Adha.
"Suwarto, S.Pd,.SD yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Pedan ini mengutip hadis dari Imam Bukhari, bahwa kurban merupakan ibadah yang paling disenangi oleh Allah pada 10 Dzulhijjah, yang mana pahalanya mengalahkan pahala orang yang berkorban harta, benda dan nyawa yang mati syahid di medan perang, "inilah wujud kesalehan individu yang bisa diwujudkan dalam berkurban."tuturnya