Jangan pernah diam tidak menjawab atau menjawab yang sulit di terima si kecil. Jawablah apa adanya , sederhana dan bisa di terima dengan pola pikir anak-anak. Anak yang cerdas itu akan semakin banyak bertanya saat kita memberikan suatu ilmu yang bermanfaat. So, sebagai orang tua juga mesti belajar bagaimana memberikan informasi yang berguna untuk si anak.
Yang penting saat memberikan ilmu seks jangan melenceng sehingga pendidikan seks benar-benar bisa dipahami. Karena seks ini erat kaitannya dengan nafsu, jangan sampai salah penyampaian. Pendidikan seks di sekolah pun, para guru juga bisa dijamin keilmuan dan adabnya.
Agar tidak salah jalan dan terhindar dari tindak kejahatan dan pelecehan seksual. Terlebih untuk mengenalkan bahaya seks di masa yang akan datang.
Era now, zamannya sudah canggih teknologi.zaman di mana yang sudah modern dan serba terbuka dengan semaraknya layanan sosial media, dunia tanpa batas. Segala sumber informasi yang mudah di akses. Apapun bisa di akses dan dilihat. Tidak memandang usia. Untuk itu pendidikan seks itu perlu dikenalkan sejak dini. Jika tidak tidak ada bekal ilmu, maka mereka akan mencari sendiri jawabannya.
Kalau sampai tidak mengetahui dari lingkungan terdekat --keluarga- dikuatirkan adanya salah pergaulan dan informasi yang keliru akibat salah pergaulan. Ketika anak tidak diperkenalkan sejak dini maka anak cenderung akan mencoba, ketika hanya larangan tanpa alasan anak akan seperti tertantang ingin mencoba dan ingin tahu.
Tapi ketika anak sudah diperkenalkan dan tahu sebab akibat apa yang akan ditimbulkan ketika melakukan sesuatu, bisa jadi hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kalaupun terjadi itu sedikit saja.
Selain wawasan secara umum tentang masalah seksualitas, penamanan akidah keimanan dankeyakinan juga wajib diberikan sejak dini. Dengan pembekalan keimanan yang kuat, Insya Allah si anak akan tumbuh dan mengerti apakah seks itu. Dan akan menjauhi hal-hal yang tidak baik yang berhubungan dengan masalah seks.
Dengan memberikan pendidikan yang benar tentunya. Tujuannya untuk mengajarkan pada si kecil batasan-batasan tertentu. Karena tinggal bagaimana cara pendidikannya.
Di antaranya juga ada cara pembagian umur untuk menjelaskannya, kapan dia harus dekat dengan ibunya, kapan dengan ayahnya. Alasannya? Anak kecil sekarang lebih cepat pecah bulu. Kalau anak tidak dididik dengan baikagar tidak tersesat jalannya.
Rasa penasaran yang kelewat kelewat tinggi. Daripada dia tahu di luar lebih baik dengan orang tua dan keluarganya atau dari guru yang lmu dan adabnya bisa dijamin. LIngkungan terdekat yang menjanjiikan iman yang tangguh untuk benteng diri di kemudian hari.
Karena supaya kita tahu cara bergaul yang baik diera sekarang yang di mana pergaulan sekarang :
- Pendidikan seks sama saja berfungsi untuk penjagaan diri, membedakan mana yang boleh dan tidak boleh, dan tahu mana yang pantas dan tidak pantas, sangat erlu, sejak dini, sejak kecil.
- Tapi hanya dasar-dasarnya saja. Untuk wawasan anak agar bisa berhati-hati jika ada orang yang tidak dikenal ataupun orang terdekat yang melakukan hal yang tak wajar.
- Karena sedini mungkin memberikan pendidikan tersebut, bisa meyelamatkan anak dari pelecehan seksual.
- Asalkan sesuai dengan kebutuhan di usianya.
- Sesuai usia anak. Si kecil juga perlu mengenali tubuh dan peran sesuai gender, dan memahami kesehatan reproduksi.
- Bisa membedakan pergaulannya antara laki-laki dan perempuan.
- Ilmu agama dan keyakinan yang di anut di masing-masing keluarga adalah nomer satu untuk menjaga diri dari hal-hal negatif yang tak diinginkan.