Negara Kesatuan Republik Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada Jumat, 17 Agustus 1945. Bangsa Indonesia akhirnya lega karena bisa terbebas dari penjajahan bangsa Belanda dan Jepang. Pada saat itu pula dikibarkan bendera merah putih sebagai bendera resmi negara. Sejak saat itu, bendera tersebut berkibar di Gedung pemerintahan dan rumah penduduk Indonesia sebagai bentuk kebanggan mereka atas kebebasan yang diperoleh.
Sang merah putih memiliki keteguhan atas rohani bangsa Indonesia. Bagi bangsa Indonesia, warna putih melambangkan kesucian, dan warna merah melambangkan keberanian. Putih yang berarti suci, dimaknai seperti getah yang hidup mengalr dengan segala kesucian pada tanaman. Sedangkan warna merah melambangkan keberanian dan hawa nafsu sehingga sifat berani tersebut berhubungan langsung dengan dorongan darah manusia yang memiliki warna merah. Sehingga ada yang menyebutkan bahwa merah putih merupakan gabungan dari warna darah merah dan darah putih.
Kebudayaan lama Indonesia pun ikut memengaruhi keberadaan warna tersebut. Menurut agama Hindu, warna merah melambangkan tenaga agni atau api. Sedangkan putih melambangkan tenaga Dewa Brahma, yaitu warna api pembakaran dan kekuatan untuk membangun.
Hal ini selaras dengan filsafat islam, putih dimaknai kesucian seperti warna kain untuk sholat dan kain kafan. Sedangkan merah dimaknai sebagai warna nafsu dalam berperilaku. Lebih lanjut, Ki Hadjar Dewantara (1945) memaknai arti merah putih sebagai "berani atas kebenaran". Artinya bahwa bangsa Indonesia memiliki sikap yang berani dalam menegakkan kebenaran dimuka bumi. Hal ini selaras dengan posisi warna merah (berani) diatas warna putih (kebenaran) pada bendera Indonesia.
Merah putih juga menggambarkan peringatan akan "hidup dan mati". Pada zaman perang, warna merah darah mengalir dalam tubuh pejuang bangsa Indonesia. Sedangkan putih menggambarkan warna kain kafan yang selalu mengingatkan pada kematian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa warna darah menggambarkan keberanian dan kehidupan. Sedangkan warna putih bersih menggambarkan kesucian, kebenaran, dan bahaya maut. Sungguh Merah Putih merupakan pengingat bagi bangsa Indonesia untuk memiliki hidup yang baik.
Sumber :
Yamin, Muhammad. 2017. 6000 Tahun Sang Merah Putih. Jakarta: Balai Pustaka.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H