Mohon tunggu...
ririn ambar
ririn ambar Mohon Tunggu... Guru - Pendidik

Assalamualaikim wr wb perkenalkan nama saya Ibu Ririn Ambarwati saya berprofesi sbg pendidik di salah satu sekolah Menengah Umum di Kudus.hobby saya menulis artikel, lebih utamanya adalah artikel dg tema history dan edukasi.Kepada Kompasiana.com saya memohon ijin untuk dapat membuat dan mengirim tulisan artikel saya sebagai salah satu media atau platform untuk mengembangkan hobby saya.sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terimakasih.mohon saran dan koreksinya apabila ada kesalahan didalam penulisan saya nanti.terimakasih wassalamualaikim wr wb

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Melawan Bullying: Langakah Bijaksana untuk Mengakhiri Sikap Salah Pendidikan

8 November 2023   11:00 Diperbarui: 8 November 2023   11:12 157
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Melawan Bullying: Langkah Bijaksana Untuk Mengakhiri Sikap Salah Pendidikan

Assalamualaikum wr wb Perkenalkan Saya nama Ririn Ambarwati,S.Pd, Mohon ijin saya untuk mengaupload tulisan Artikel saya.Artikel yang saya tulis ini membahas masalah bullying yang sering terjadi di lingkungan pendidikan, dampak negatifnya pada individu, dan langkah-langkah untuk menghadapi serta mencegah perilaku ini agar menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua siswa.

Para pemimpin muda, selamat datang di ruang kompasiana.com! Kali ini kita akan membahas topik yang banyak terjadi di lingkungan pendidikan, namun sering hilang dalam sorotan: bullying. Penting untuk kita menyadari bahwa bullying telah menjadi kutukan dalam sistem pendidikan kita, dengan setiap individu memiliki tanggung jawab untuk mengatasi masalah ini.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, alangkah baiknya kita mengetahui apa itu bullying. Bullying adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain dengan tujuan untuk merendahkan, menghina, atau menyakiti baik secara fisik maupun emosional. Dalam konteks ini, kita akan membahas tentang beberapa aspek dalam bullying seperti dampak negatifnya, cara menghadapinya, dan langkah pencegahan.

Dampak negatif dari bullying terhadap korban tidak bisa dianggap remeh. Mulai dari penurunan harga diri, ketidakpercayaan diri, hingga depresi dan bahkan bunuh diri. Tak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa korban bullying berpotensi melakukan tindakan kekerasan seperti balas dendam atau menjalani kehidupan kriminal di kemudian hari.

Namun juga perlu dicatat bahwa pelaku bullying juga tidak lepas dari dampak negatif yang mungkin mereka hadapi. Merasa diperlakukan secara tidak adil atau sering mendapat tekanan dari orang tua, teman sebaya, atau lingkungan sekitar bisa menjadi alasan utama mereka melakukan bullying. Oleh karena itu, solusi yang tepat adalah bagaimana kita menyajikan lingkungan yang aman bagi kedua belah pihak.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk mengatasi dan mencegah bullying:

Edukasi: Penyuluhan tentang dampak negatif bullying pada siswa, baik pelaku maupun korban, serta orang tua dan guru. Setiap pihak memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi semua.

Mendukung korban: Berikan dukungan emosional dan psikologis kepada korban, dan bantu mereka untuk menemukan cara mengatasi pengalaman yang menyakitkan tersebut. Ini melibatkan empati dan kepedulian kepada orang-orang yang membutuhkan dukungan kita.

Melibatkan sekolah: Sekolah harus aktif dalam menciptakan kebijakan yang melindungi siswa dari bullying dan memberikan dukungan pada siswa yang terkena dampak bullying. Hal ini mencakup pelatihan guru untuk mengenali tanda-tanda bullying dan cara mengatasinya.

Menegakkan sanksi: Menerapkan sanksi yang tegas dan adil bagi pelaku bullying, serta membuat aturan yang jelas mengenai perilaku yang tidak dapat diterima. Jangan ragu untuk melibatkan pihak yang berwenang jika situasi memburuk.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun