Mohon tunggu...
Rio Oktaviansyah
Rio Oktaviansyah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Unipdu Jombang

Mahasiswa Unipdu Jombang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Penyuluhan Pencegahan Stunting Dan Penanganan Gizi Buruk Balita oleh Mahasiswa KPM Kelompok 11 UNIPDU

30 Agustus 2022   20:39 Diperbarui: 31 Agustus 2022   04:45 523
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pelaksanaan Penyuluhan Pencegahan Stunting/dokpri

Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 11 Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (UNIPDU) Melakukan penyuluhan kesehatan meliputi pencegahan stunting sejak dini dan penanganan gizi buruk pada balita di Balai Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, pada selasa 26 Juli 2022. 

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UNIPDU dalam rangka pencegahan stunting yang marak terjadi di indonesia khususnya di kabupaten Jombang. Stunting menjadi topik utama KPM Unipdu 2022 mengingat satu dari empat anak Indonesia di usia lima tahun menderita stungting (Menurut Survey Status Gizi Balita indonesia 2019).

Kepala Dinas Kabupaten Jombang Budi Nugroho mengungkapkan lebih dari 9700 Balita di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diindikasi mengalami stunting berdasarkan hasil penimbangan bulan timbang balita pada 2021. Budi Nugroho mengungkapakan kondisi stunting pada ribuan balita di Kabupaten Jombang, terjadi akibat kurang gizi maupun kesalahan pola asuh.

Kegiatan penyuluhan ini diawali dengan pembukaan MC, dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-qur'an oleh Zuhri salah satu mahasiswa KPM. 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemberian sambutan dari ketua kelompok 11. "penyuluhan stungting sangat penting untuk dilakukan mengingat masih banyak masyarakat minim pengetahuan akan hal itu dan menganggap pertumbuhan yang lambat pada balita disebabkan oleh gen. 

Pada program kuliah pengabdian Masyarakat ini kelompok 11 KPM Desa Jatimlerek menyalurkan program Pencegahan Stunting Sejak Dini. Program ini tentu ditujukan kepada ibu hamil serta balita 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan)". Ujar Ilham

Pelaksanaan Penyuluhan Pencegahan Stunting/dokpri
Pelaksanaan Penyuluhan Pencegahan Stunting/dokpri

Kegiatan dilanjutkan dengan pre-test untuk menguji sejauh mana pemahaman orang tua terkait kesehatan dan asupan gizi anak. Acara inti kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi "Pencegahan stunting sejak dini" yang dibawakan oleh anggota KPM kelompok 11 Desa Jatimlerek. 

Kegiatan tersebut berlangsung 35 menit. Kemudian dilanjut dengan penyampaian materi "penanganan gizi buruk pada balita" yang disampaikan oleh ibu Bana dari posyandu desa.

Penyuluhan ini dilakukan dalam rangka membatu memberikan layanan informasi dengan bekerja sama dengan posbindu dan posbalita Desa Jatimlerek untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat guna mengajak masyarakat melakukan gerakan kesehatan masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun