tanah di balikapan tidaklah seperti tanah di jawa. di kota saya ini tanahnya warna coklat tidak hitam layaknya di jawa. apa ya namanya, tanah lempung kah (mungkin ya). kota balikpapan kalau tidak salah adalah kota di kalimantan timur yang tidak boleh ada pertambangan, padahal di balikpapan ini tanahnya banyak batubaranya. seperti halnya di rumah saya, bila dicangkul ada lapisan yang warna hitam. itulah batubara.
jadi bila saya dan suami berkebun, kami harus beli dulu satu karung tanah yang saat ini seharga 15ribu dan satu karung pupuk kompos. mungkin bila di jawa hanya perlu membeli pupuk saja. ada kebun di samping dan di belakang rumah, jadi cukup mahal juga hobi ini. hehehe (tapi namanya hobi)
setelah tanah dan pupuk, kami mempersiapkan polybag dan benih tentunya. hal paling menyenangkan ketika kami mengaduk2 tanah dan pupuk tanpa sarung tangan. tambahkan air dalam tanah sehingga lembab. memang benar kata slogan iklan yakni "berani kotor itu baik". setelah semuanya menyatu kami masukkan ke polybag. isi sampai 3/4 polybag. lalu buat 4 lubang melingkar. berikan 2 benih dalam 1 lingkaran. selesaii..
setelah itu tunggu sampai 2 minggu-3 minggu. baru pindahkan dan pisahkan tiap akar ke polybag baru. tunggulah hingga 4 minggu..siap panen (insya Allah)
mari berkebun
salam dari balikpapan
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI