Pagi  saat mentari semburat hangat.
Tubuh terpejam damai merambat
Jiwa tetap abadi menggeliat
Membuat hati membelalak padat
Melihat benar nyata hanya waktu yang fana
Bisik jiwa lembut masih terpancar.
Semburat merekah tiada rasa gundah
Tersimpan selalu dengan teratur indah
Menghadaplah kepada Sang Maha Pencipta
Dengan langkah ringan dan ayunan tegap
Alunan puisi tak akan lekang terkulai patah
Masih harum membaur bersama raga
Selamat jalan Sapardi Djoko Damono
Membawa keabadian yang sungguh lengkap sempurna
Bersama sinar senja merah yang telah condong
Mengantar seorang yang setia memelihara  keluhuran  sastra
Bumi Matkita,Â
Bandung, 20/07/2020
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!