Mohon tunggu...
Rifyal An Nesyafi Hamdi
Rifyal An Nesyafi Hamdi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Jurusan Agroekoteknologi Universitas Diponegoro Semarang

Saya merupakan mahasiswa jurusan Agroekoteknologi di Universitas Diponegoro Semarang. Saya sangat menyukai topik-topik terkait pertanian serta lingkungan hidup...

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Memanfaatkan Rumput Teki, Mahasiswa KKN Tematik Undip Mengenalkan Pembuatan PGPR Kepada Petani di Desa Sepakung

31 Agustus 2022   12:32 Diperbarui: 31 Agustus 2022   12:38 1383
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro dengan tema "Penguatan Ekonomi Maryarakat Melalui Pengembangan Potensi Agrowisata di Desa Sepakung Banyubiru". 

Pada minggu ke lima mahasiswa KKNT undip melaksanakan program kerja Pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) berbahan dasar akar rumput teki Bersama dengan perwakilan Kelompok Tani di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Pencetusan program kerja ini didasarkan atas tingginya serangan OPT atau organisme pengganggu tanaman khususnya penyakit di areal budidaya tanaman petani. 

Pelaksanaan program ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat petani di Desa Sepakung terkait pengendalian OPT, pertanian organic, serta menekan penggunaan pestisida maupun insektisida kimia. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dalam tua tahapan yaitu demonstrasi pembuatan Bersama perwakilan kelompok tani dan penyerahan brosur pembuatan PGPR.

Dokpri
Dokpri

Instalasi PGPR Sederhana

PGPR merupakan bakteri yang hidup di daerah perakaran (rhizospher) yang memiliki kemampuan mengkolonisasi secara agresif dan berperan penting dalam pertumbuhan tanaman. 

Sumber bakteri atau biang pada pembuatan PGPR ini bersumber dari perakaran rumput teki. Hal ini karena banyaknya gulma rumput teki pada lahan budidaya yang tidak termanfaatkan dan cenderung mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. 

PGPR memiliki tiga fungsi utama diantaranya yaitu sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman (biofertilizer), sebagai pencegah berbagai serangan penyakit (bioprotektan), serta sebagai penyedia hormon pertumbuhan (biostimulan). Selain ketiga fungsi tersebut, penggunaan PGPR juga terbukti mampu meningkatkan panjang akar serta serabut akar sehingga tanaman memiliki kemampuan ketahanan terhadap cekamaman kekeringan yang lebih baik.

Dokpri
Dokpri

Bahan Pembuatan PGPR

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Hantu Pocong Lembang, Hiburan Siang di Jalan Macet!

7 bulan yang lalu
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun