Mohon tunggu...
Rian A. Rahman
Rian A. Rahman Mohon Tunggu... Guru - Filsafat sejarah kebangsaan

Dr. Rian A. Rahman, Guru besar sejarah kebangsaan

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Aksi tuntutan terkait Huntap Gane, penyelewengan Dana Desa dan kondisi jalan-jembatan di wilayah Transmigrasi Kecamatan Gane Timur 2024

19 Desember 2024   10:58 Diperbarui: 19 Desember 2024   10:58 65
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

HAL-SEL, Kompasiaana.com -- Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara, Kamis (19/12/2024).

Dalam aksi tersebut GPM dan GMNI menyampaikan tuntutan terkait Huntap Gane, penyelewengan Dana Desa dan kondisi jalan-jembatan di wilayah Transmigrasi Kecamatan Gane Timur.

Masa aksi tersebut di Respon baik oleh Bupati Halsel Basam kasuba dengan mendegarkan tuntutan dari massa aksi.

"Saya sudah memanggil pihak Kontraktor, BPBD dan pihak lainya terkait Huntap Gane dan akan saya tinjau langsung ke lapangan," tegas Bupati.

Selain itu juga, Bupati Halsel akan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan dan Desa-Desa yang menjadi tuntutan massa aksi.

"Masalah Huntap Gane adalah masalah kemanusiaan jadi akan saya tindaklanjuti, persoalan penggunaan dana Desa yang terindikasi akan diaudit jika itu bermasalah," tutup orang nomor satu di Halsel.

Sementara Rian A. Rahman, selaku  Guru besar sejarah kebangsaan Halsel, dalam orasinya mendesak Pemerintah Halsel segera mengaudit seluruh Kepala Desa di 249 Desa di lingkup Kabupaten Halmahera Selatan.

"Kami secara konstitusi tetap akan bersuara hingga masalah Huntap Gane, kondisi jalan jembatan di wilayah Transmigrasi Gane Timur, dan perombakan birokrasi dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan harus dievaluasi oleh Bupati Halsel," tegas Rian A. Rahman.

Hal senada juga disampaikan Sumitro H. Komdan, Ketua GMNI Halsel, mendesak Bupati agar mengaudit Kades Desa Silang Kecamatan Bacan Timur Selatan, Desa Waya Kecamatan Mandioli Utara dan Desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan.

"Bupati harus tegas menindak Kades-Kades yang nakal dan tidak bertanggung jawab atas penggunaan dana Desa, jika hal ini tidak direspon oleh Bupati maka secara Konstitusi kami akan turun ke jalan melakukan aksi," tutup selanjutnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun