Tidur berperan penting dalam pembentukan dan pemantapan daya ingat. Selama tidur, otak memproses dan menyimpan informasi yang diterimanya saat terjaga. Kurang tidur mengganggu proses ini dan menurunkan daya ingat dan kemampuan belajar. Berbagai jenis tidur memiliki fungsi terkait memori:
- Tidur gelombang lambat membantu mengkonsolidasikan ingatan deskriptif (fakta dan peristiwa).
- Tidur gerakan mata cepat (REM) berkontribusi terhadap memori emosional dan kognitif.
   Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang baik dan berkualitas tinggi dapat meningkatkan daya ingat, kreativitas, dan keterampilan memecahkan masalah. Namun, kurang tidur dapat membuat Anda sulit fokus dan mengingat informasi baru.Untuk memaksimalkan manfaat tidur bagi daya ingat, penting untuk menjaga pola tidur teratur dan tidur 7 hingga 9 jam per malam. Ini membantu otak bekerja secara efisien dan mendukung pembelajaran dan pembentukan memori jangka panjang.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI