Mohon tunggu...
rezah anifa
rezah anifa Mohon Tunggu... Diplomat - mahasiwa

hobi sepak bola

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kekerasan Terorisme

29 Desember 2022   16:32 Diperbarui: 29 Desember 2022   16:34 177
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Terorisme telah menjadi ancaman besar bagi dunia saat ini, teorisme adalah individu atau kelompok yang menggunakan ancaman atau kekerasan untuk mencapai tujuan politik atau ideologi.mereka menggunakan tekhnik yang biasanya melibatkan penggunaan senjata api,bom,atau kedua-duanya untuk menakut-nakuti atau menyebabkan kerusakan.meskipun berbagai aliran terorisme menganut pandangan yang berbeda tentang cara mereka mencapai tujuan,tujuan utama mereka adalah membuat perubahan politik atau ideologi.

Berbagai organisasi terorisme telah melakukan berbagai aksi yang berbahaya,termasuk serangan bom yang dilakukan terhadap world trade center dan pentagon pada 11 september 2001 di amerika serikat.akibatnya,sejumlah negara telah mengambil tindakan keras untuk menghentikan terorisme tersebut.contohnya beberapa negara telah mengembangkan pasukan khusus untuk melakukan operasi antiteroris.beberapa negara juga telah meningkatkan dan keamanan dan pengawasan dibandara dan tempat-tempat lain untuk menghalangi aksi terorisme tersebut.

Di luar tindakan keras,beberapa organisasi teroris juga telah menggunakan metode lain untuk mencapai tujuan mereka,termasuk pembelian senjata,penyebaran propaganda,dan perekrutan anggota baru. namun, banyak organisasi terorisme telah di usir atau dihukum oleh pemerintah, yang berarti bahwa aksi terorisme masih dapat terjadi di seluruh dunia.

Untuk mengurangi resiko terorisme,pemerintah berusaha untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di tempat-tempat yang rentan,meningkatkan pelatihan dan koordinasi antar lembaga,serta memfasilitasi dialog antara pemerintah dan warga sipil. selain itu negara negara-negara juga telah bekerja sama untuk mengurangi perekrutan anggota organisasi terorisme.

Jadi kalau disimpulkan,meskipun ada banyak organisasi terorisme yang melakukan berbagai aksi berbahaya,pemerintah masih bisa mengambil tindakan untuk mengurangi resiko terorisme,pemerintah harus terus berupaya untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di tempat-tempat yang meningkatkan koordinasi antar lembaga,dan memfasilitasi dialog antara pemerintah dan warga sipil.

 

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun