Grab merupakan perusahaan paling inovatif kedua di dunia di antara 50 perusahaan lainnya di dunia. Fast Company, sebuah publikasi bisnis global yang berbasis di Amerika mengatakan, perusahaan berbasis teknologi merupakan yang pertama dalam kategori transportasi.
Dalam daftar tahunan publikasi, perusahaan Singapura digambarkan sebagai "aplikasi super transaksional" karena kemampuannya membawa jutaan pelanggan ke bisnis lokal melalui aplikasinya. Ekspansi ke pengiriman makanan dan pemesanan perjalanan bersama dengan layanan keuangan pada tahun 2018 juga merupakan salah satu alasan yang menyebabkan Grab berada di urutan kedua setelah perusahaan teknologi Cina, Meituan Dianping.
Tahun ini, perusahaan transportasi berbasis teknologi itu bermaksud akan menambah layanan kesehatan dengan terus membendung kehadirannya di kawasan Asia Tenggara atas saingannya, Uber. Akuisisi operasi regional Uber tahun lalu juga merupakan salah satu faktor yang membuatnya meraih posisi kedua.
Dinilai memiliki performa yang sangat baik dalam melayani kostumernya, Grab Indonesia menghadiahi 74 mitranya untuk ibadah umroh ke Tanah Suci dan perjalanan wisata kekinian di Turki.
Bukan hanya sendiri, tapi para mitra Grab ini diperbolehkan mengajakserta pasangan atau keluarganya.
Untuk bisa berangkat umroh atau berwisata ke Turki, Grab pun memiliki penilaian sendiri, yakni mereka yang keluar sebagai pemenang dalam program Liga Mitra Nasional.
Misalnya, performa yang baik, tidak pernah pilih perjalanan, membatalkan pesanan dan beberapa kriteria lainnya.
Saya sangat suka dengan aplikasi super bisa ini, karena sangat amat membantu dan selalu ada ketika saya butuhkan.Â
Saya harap grab dapat terus menurus menjadi lebih baik setiap tahunnya, dan kehadirannya memberikan nilai positif.
Baut kalian yang belum pernah coba aplikasi ini, ayo download dan mudahkan hidupmu!Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H