Gunawan Lahir di Kota Bandung pada Tahun 1969 bulan November tanggal 2, ia merupakan anak dari rukin sutisna dan nani kurmanah, dan ia anak dari 7 bersaudara. saat ini ia tinggal di Kabupaten Sumedang. Â Pendidikan yang ditempuh dimulai ketika ia menjadi Siswa di Sekolah Dasar Kristen BPPK 2 di Jalan Pasir Kaliki, yang dimana lokasi tersebut berdekatan dengan tempat ia tinggal. Untuk sampai ke Sekolah tersebut membutuhan sekitar 1 menit dengan jalan kaki sehingga ketika ia berangkat menuju Sekolah Dasar Kristen BPPK 2 ini, tidak terlambat dan tidak perlu naik angkutan umum sehingga bisa menghemat uang ongkos yang dapat dijadikan uang jajan.
Ia memiliki Hobby membaca buku, dibanding dengan anak anak se usianya yang lebih banyak bermain. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membaca Setelah lulus dari SDK BPPK 2, Gunawan melanjuti Pendidikan selanjutnya di Sekolah buku di kamar nya.
Para pengajar di Sekolah tersebut atau biasa di panggil Guru di Sekolah Dasar BPPK 2 ini mendukung dan mampu membawa aura positif dan dapat memahami karakter siswa -- siswi nya, sehingga materi yang dijelaskan dapat dicerna dan dipahami oleh masing masing siswa -- siswi tersebut. Tak sedikit lulusan dari sekolah ini yang menghasilkan murid yang ber prestasi dan diterima di Sekolah Menengah Pertama Favorit.
Setelah lulus dari SDK BPPK 2, Gunawan melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 15 Bandung di Jalan Dr. Setiabudi No.89 Kota Bandung. Sedikit Sejarah dari SMP Negeri 15 Bandung, pada tanggal 29 Oktober 1966 berdiri Sekolah Menengah Pertama Negeri Sukarasa yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Berlokasi di Jalan Dr. Setiabudhi No.89, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. Pada tahun 1971 barulah SMPN Sukarasa berdiri sendiri dengan nama SMP Negeri 15 Bandung, sejak berdirinya tahun 1966 belum mempunyai sertifikat tanah, barulah pada tanggal 29 November 2000, seritifikat tersebut dimiliki oleh SMP Negeri 15 Bandung yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (sebagai Tanda Bukti Hak) Hak Pakai no.20 No. Seri Sertifikat tersebut AQ 637845, No. Sertifikatnya: 10.15.01.02.4.00020
Peristiwa dan hal yang paling diingat oleh Gunawan adalah Mata Pelajaran Bahasa Inggris, selain Guru nya baik para pengajar ini pun memberi materi dan pemahaman yang jelas sehingga nilai yang didapat oleh Gunawan ialah yang terbaik dibanding kan dengan mata Pelajaran yang lain. Peran Guru dalam hal mengajar sangat lah penting untuk membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan kemajuan Negara dan bangsa. Kualitas peserta didik dalam dunia pendidikan sangat bergantung pada mutu guru, karena itu guru harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional pendidikan agar dapat menjalankan tugas dan perannya dengan standar kompetensi yang baik yang menghasilkan peserta didik yang berilmu dan memiliki keterampilan-keterampilan tertentu. Oleh karena itu guru memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan pembelajaran bersama siswa, untuk keberlangsungan siswa dan siswi dalam membentuk karakter di lingkungan Sekolah.
Dalam SMP Negeri 15 Bandung terdapat ekstrakurikuler, (biasa disingkat ekskul) salah satunya ekskul Volley Ball. Selain seru ekskul Volley Ball mampu mendorong prestasi di bidang non akademik, pertumbuhan fisik dan perkembangan psikis, meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam bermain bola voli supaya lebih baik, serta pembiasaan pola hidup sehat dengan berolahraga. Manfaat lain yang guanawan rasakan metabolisme yang lancar akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, membantu membakar kalori dan lemak, menyehatkan jantung, membangun kekuatan otot serta meningkatkan kerja sama antar kawan satu tim. Gunawan sangat menikmati masa bermain volleyball saat masih menjadi siswa SMPN 15 Bandung.
Kegiatan ekskul Volley Ball ini dilaksanakan diluar jam sekolah, yaitu pada sore hari, tentunya tidak terjadi bentrok dengan jam belajar di SMPN 15 Bandung. Memiliki teman yang kompak dan solidaritas nya yang tinggi, berbagai latihan yang dilakukan selalu bersama sama sehingga kemampuan yang dimiliki oleh Gunawan dan teman teman nya menjadi mahir dan di ikut sertakan pada lomba kejuaraan Volley Ball.
Melanjutkan Pendidikan dari Sekolah menengah Pertama, Gunawan memutuskan untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas dibandingkan dengan Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah yang ia pilih adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Bandung yang berlokasi di Jl. Cihampelas No.173, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Â SMA Negeri 2 Bandung ini didirikan pada tahun 1949 oleh Thio Anio. Pada 2 Agustus 1952, SMA Negeri 2 Bandung resmi berdiri, hasil pemekaran dan reorganisasi sekolah yang terletak di Jalan Belitung. Ciri khas dari sekolah ini memiliki sebuah pohon karet yang sangat besar dan menjulang tinggi. Pohon karet ini merupakan peninggalan dari zaman kolonisasi pemerintah Belanda, dibuktikan dari kesaksian paraalumni angkatan awal yang telah mengakui keberadaan pohon karet ini. Ukurannya yang besar bahkan membuatnya terlihat dari kampus Institut Teknologi Bandung hingga Jembatan Pasupati.
Hingga kini, pohon karet tersebut merupakan ciri khas dan kebanggaan dari almamater SMA Negeri 2 Bandung dengan julukan Charets. Alasan ia memilih Sekolah Menengah Atas 2 Bandung, karena lokasi nya dekat dengan rumah nya pada saat itu dan, SMA Negeri 2 Bandung telah beberapa kali dipercaya untuk membina persiapan pembentukan SMA Negeri, di antaranya adalah SMA Negeri 15 Bandung, SMA Negeri 23 Bandung, dan SMA Negeri 27 Bandung. Selain itu Sekolah Menengah Atas Negeri 2 ini memiliki fasilitas yang memadai luas tanah kurang lebih seluas 2,1 hektare dan merupakan sekolah terluas di kota Bandung. 60% dari luas tanah ini merupakan Ruang Terbuka Hijau. Alasan lain ia memimilih SMA Negeri Bandung karena melihat alumni dari Sekolah Menengah Atas 2 Bandung ini yang berprestasi dan berkualitas,salah satunya Agum Gumelar, mantan Menteri Perhubungan
Ia mengikuti kegiatan lomba, salah satunya ketika hari ulang tahun Sekolah. Yang paling berkesan menurut nya adalah ketika ia ikut serta dalam lomba paduan suara yang dimana setiap kelas diikut sertakan dalam lomba paduan suara. Grup vocal dari kelas Gunawan ini mendapati nominasi sebagai salah satu yang terbaik karena lagu yang mereka bawakan pun sangat baik dan hasil dari latihan yang diberikan oleh pelatih membuahkan hasil yaitu ke kompakan. Â Manfaat lain yang Gunawan alami ketika mengikuti latihan di kegiatan paduan suara ini adalah sebagai ekspresi diri, karena menyanyi merupakan minat nya sehingga paduan suara inilah yang mewadahi minat nya karena disana ia dilatih dengan baik, tak hanya tentang bagaimana bernyanyi dengan baik, tapi juga bagaimana berharmonisasi dengan penyanyi lainnya. Selain itu mengikuti paduan suara bisa bertemu dengan banyak orang, berkenalan dan berteman dengan lebih banyak orang karena para penyanyi di paduan suara terlatih untuk kompak dan bekerjasama, serta disana bisa menjadi tempat untuk belajar memimpin dan membangun karakter yang baik.
Karena ia memiliki cita cita sebagai orang yang berpendidikan, ia pun memutuskan untuk melanjutkan ke pendidikan selanjutnya di perguruan tinggi Universitas Padjajaran, ia lolos tahap seleksi melalui jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) yang sekarang lebih dikenal dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) program studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik. Program studi Administrasi Negara yang kini menjadi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad yang bertujuan agar mahasiswa mampu menguasai konsep dan teori organisasi, manajemen sektor publik, kepentingan publik dan kebijakan publik, serta metode dan teknik bagi penyelesaian masalah dalam penyelenggaraan administrasi publik. Lulusan program studi ini memiliki kompetensi dalam hal pengelolaan dan manajemen organisasi publik, seperti: Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Kinerja, Sistem Pemerintah Daerah, Akuntansi Sektor Publik, Perbendaharaan Negara, e-Government, Desain Organisasi baik untuk Instansi Pemerintah maupun Swasta. Lulusan program studi Administrasi Publik FISIP Unpad banyak yang bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahliannya, diantaranya yaitu di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instansi-instansi pemerintah, lembaga keuangan, dan lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah).
Saat menjalani masa perkuliahan, Gunawan mengalami suka dan duka. Adapun Suka yang ia alami saat menempuh gelar sarjana di Universitas Padjajaran ini ialah korelasi dari jurusan Administrasi Negara dengan cita-cita nya yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil tentu nya memiliki korelasi dengan program studi yang ia tempuh di bidang pemerintahan. Pada awal semester ia mengikuti salah satu Organisasi yang ada di Universitas Padjajaran, yaitu paduan suara tetapi ia mengikuti Organisasi tersebut hanya 1 tahun ketika di awal semester saja. Adapun duka yang ia alami di saat ia akan lulus, yaitu kampus pindah ke Jatinangor yang dimana kepindahan tersebut harus mengelola waktu lagi dan mengeluarkan ongkos lebih karena jarak rumah yang jauh yaitu di geger kalong. Semula nya Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik berlokasi di Dago, yang biasanya perjalanan dari geger kalong ke Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik di Dago memakan waktu 15 -- 30 menit. Tetapi ketika ia berangkat menuju jatinangor itu memakan waktu 1 hingga 2 jam yang memerlukan biaya ongkos yang lebih, serta harus lebih ekstra mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran.
Setelah lulus dari Universitas Padjajaran, Gunawan pernah bekerja di Perusahaan swasta selama 1,5 tahun, hal tersebut ia lakukan sambil menunggu pendaftaran Pegawai Negeri Sipil dibuka. Ketika pendaftaran dibuka, tidak dicantumkan untuk posisi yang diperlukan namun ditentukan untuk pegawai pusat dan daerah, ia pun diterima sebagai pegawai pusat dan harus siap di tempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Ia pun ditempatkan di Kabupaten Sumedang, dimulai ketika ia menjadi staff dengan seiring berjalan nya waktu ia pun diangkat menjadi Kepala Sub Bagian, berdasarkan lampiran BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 28 TAHUN 2017 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA KECAMATAN pasal 5 yaitu Sub Bagian Program dan Keuangan dipimpin oleh seorang kepala dengan titelatur Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan. Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris Kecamatan dalam melaksanakan kegiatan perumusan program kerja dan pelaporan serta pengelolaan administrasi keuangan dan perbendaharaan Kecamatan. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagimana dimaksud pada ayat (2), uraian tugas Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan adalah sebagai berikut:
 a. menyusun rencana dan program kerja Kecamatan
b. menyusun dokumen rencana umum pengadaan barang dan jasa pemerintah pada Kecamatan
c. melaksanakan koordinasi penyusunan rencana kerja dan program Kecamatan dengan sub unit kerja lainnya di lingkungan Kecamatan
d. menyusun rencana strategis dan rencana kerja Kecamatan
e. menyusun laporan kegiatan dan kinerja Kecamatan
f. menyusun rencana dan program pengelolaan administrasi keuangan dan perbendaharaan Kecamatan
 g. melaksanakan penatausahaan keuangan Kecamatan
 h. melaksanakan pelaporan keuangan Kecamatan
i. melaksanakan koordinasi pengelolaan administrasi keuangan dan perbendaharaan dengan sub unit kerja lain di lingkungan Kecamatan
 j. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan bidang tugasnya.
Menurut Pasal 6 (1) Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang kepala dengan titelatur Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian.
(2) Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris Kecamatan dalam melaksanakan kegiatan ketatausahaan, kepegawaian dan sarana kerja Kecamatan.
(3) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), uraian tugas Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian adalah sebagai berikut
a. menyusun rancangan usulan kebutuhan, penempatan, pengangkatan, pembinaan, pemindahan dan pemberhentian pegawai serta melaksanakan administrasi kepegawaian Kecamatan
b. menyusun dan melaksanakan kegiatan ketatausahaan dan kearsipan Kecamatan
 c. menyusun dan mengendalikan kebutuhan sarana dan prasarana rumah tangga Kecamatan
 d. Menyusun dan melaksanakan pengelolaan aset dan penata usahaan aset Kecamatan
e. menyusun bahan koordinasi kebutuhan sarana dan prasarana rumah tangga dengan sub unit kerja lain di lingkungan Kecamatan
f. Menyusun dan melaksanakan kegiatan humas dan protokol Kecamatan; dan melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan bidang tugasnya.
lalu dipromosikan kembali menjadi kepala seksi hingga sekarang ia menjabat sebagai Kepala bidang. Sebelumnya ia pun pernah menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan. Berdasarkan lampiran Bagian Kedua Sekretariat Kecamatan Pasal 4,
(1) Sekretariat Kecamatan dipimpin oleh seorang kepala dengan titelatur Sekretaris Kecamatan.
(2) Sekretaris Kecamatan mempunyai tugas pokok membantu Camat dalam melaksanakan kegiatan ketatausahaan, kepegawaian, sarana kerja, keuangan dan rencana kerja kecamatan.
(3) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), uraian tugas Sekretaris Kecamatan adalah sebagai berikut
 a. mengoordinasikan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis seksi tata pemerintahan, seksi pelayanan umum, seksi sosial, seksi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, serta seksi ketentraman dan ketertiban umum;
b. merumuskan rancangan usulan kebutuhan, penempatan, pengangkatan, pembinaan, pemindahan, pemberhentian dan administrasi pegawai kecamatan
c. merumuskan kegiatan humas dan protokol kecamatan
 d. merumuskan rencana kerja dan anggaran kecamatan
e. merumuskan dan menyelenggarakan administrasi keuangan dan perbendaharaan kecamatan
 f. merumuskan dan menyelenggarakan kebutuhan sarana kerja kecamatan
g. merumuskan dan menyelenggarakan pengelolaan aset kecamatan
 h. merumuskan dokumen rencana umum pengadaan barang dan jasa pemerintah pada kecamatan
i. merumuskan laporan kegiatan/kinerja kecamatan
 j. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan bidang tugasnya. (4) Dalam melaksanakan tugas pokok dan uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3), Sekretaris Kecamatan dibantu oleh:
 a. Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan
 b. Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian
Gunawan menemukan pasangan hidupnya saat bekerja di Persusahaan Swasta sebelum bergabung menjadi bagian dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui perantara rekan kerjanya dahulu yang tinggal satu rukun tangga dengan pasangan hidupnya di saat itu, karena Gunawan sebelumnya suka berkunjung ke rumah teman kerjanya. Gunawan menikah pada tanggal 22 Oktober 1998, dan saat ini dikaruniai dengan 2 orang anak.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI