Mohon tunggu...
Rania Wahyono
Rania Wahyono Mohon Tunggu... Wiraswasta - Freelancer

Mencari guru sejati

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Cara Memprogram Ulang Pikiran Bawah Sadar

24 Januari 2024   09:09 Diperbarui: 24 Januari 2024   09:22 2368
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mereset ulang pikiran bawah sadar. Foto: https://arootah.com/

Pemrograman ulang bawah sadar adalah saat kita mengubah keyakinan dan kebiasaan yang sudah terinstal pada pikiran bawah sadar agar selaras dengan kehidupan yang kita inginkan. Seringkali sesuatu yang menghalangi kita menjalani kehidupan yang kita inginkan adalah adanya program dan keyakinan yang tanpa kita sadari telah lama tertanam pada pikiran bawah sadar.

Pada pembahasan pada artikel sebelumnya, Bagaimana Pikiran Bawah Sadar Membentuk Kehidupan Kita? disini kita dapat memahami dan mengenali bagaimana sistem dan cara bekerja pikiran bawah sadar yang akan mempengaruhi perilaku dan perspektif kita pada kehidupan.

Apa yang kita lakukan saat bangun tidur di pagi hari, apakah kemudian berolahraga, memasak lalu bersih- bersih rumah?Atau justru memilih menghabiskan waktu dengan membuka handphone lalu berselancar mengecek pesan masuk dan media sosial sebelum akhirnya beranjak dari tempat tidur. Hal ini kemudian menjadi bentuk kebiasaan yang diulangi hampir setiap pagi. 

Mengapa pola-pola seperti ini terjadi, jawabannya adalah karena kita memprogram diri kita seperti itu sehingga sangat sulit untuk lepas dari kebiasaan kita. Cara agar terlepas dari pola berulang tersebut adalah kita harus mereset ulang pikiran bawah sadar kita. Bagaimana caranya?

Berikut ini lima hal yang bisa dilakukan untuk memprogram kembali dan mengambil kendali atas pikiran bawah sadar kita. 

1. Menuliskan Rencana dan Keinginan

Ambil kertas atau buku kosong, mulailah menuliskan keinginan-keinginan kita secara bebas dan detail. Apapun yang ingin kita tuliskan mulai dari jalan hidup dan kebiasaan baru, masa depan yang kita inginkan, pekerjaan yang kita inginkan, rumah, kendaraan atau mobil tertentu yang kita inginkan. Pastikan bahwa detailnya jelas dan jernih di pikiran kita. Pikirkan dan rasakan sesuai apa yang kita tulis di kertas.

Jika kita telah menuliskan maka kita perlu memikirkan, membayangkan mengasumsikan dan merasakan seolah-olah ini telah terjadi dan menjadi kenyataan yang kemudian akan menjadi sugesti baru. Ingat bahwa sejatinya pikiran bawah sadar tidak mengenal masa lalu atau masa depan, ia hanya mengenal saat ini dan sekarang. Dan tidak bisa memberitahu kita mengenai perbedaan antara imajinasi dan visualisasi dengan peristiwa aktual.

2. Buatlah Kalimat atau Kata-kata Afirmasi. 

Jangan pernah menyepelekan kekuatan kata-kata. Sebuah pepatah mengatakan bahwa kalimat atau kata-kata yang kita yakini dan ucapkan terus-menerus akan berubah menjadi doa. Hal tersebut benar adanya dikarenakan setiap kalimat yang sering kita ucapkan maupun yang hanya kita pikirkan akan direkam oleh alam bawah sadar kita.

Ketika kalimat tersebut menimbulkan rasa dan emosi kemudian terpatri di dalam alam bawah sadar, maka akan menjadi bagian dari diri kita yang akan terwujud dalam setiap perbuatan yang kita lakukan. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memberi label negatif pada diri sendiri atau mengumpat pada orang lain dengan kata-kata kasar atau hal-hal buruk, karena afirmasi negatif tersebut dapat menjadi kenyataan dan akan menjauhkan diri kita dari hal-hal baik yang seharusnya dapat kita wujudkan.

Gunakan kata atau kalimat sederhana yang kita benar-benar paham dan tahu artinya, jangan menggunakan kata atau kalimat dari bahasa asing yang kita tidak memahaminya karena ini akan berhubungan dengan rasa yang akan diciptakan. Mulailah untuk mengucapkan afirmasi tentang apa yang kita inginkan selaras dengan kebiasaan baru yang akan kita wujudkan. 

Kata-kata afirmasi positif bisa didapat dari yang sudah ada atau bisa kita buat sendiri. Seperti "Saya layak mendapatkan kesuksesan dan keberuntungan", "Uang mudah saya dapatkan","Saya selalu sehat, bugar dan awet muda","Saya tangguh menghadapi segala tantangan" dan sebagainya.

3. Visualisasi

Visualisasi adalah tindakan untuk menciptakan tentang gambaran dan tujuan yang ingin diwujudkan dengan membayangkan bagaimana suatu peristiwa tertentu akan terlihat.

Tehnik visualisasi merupakan salah satu hal yang paling penting untuk mengaktifkan alam bawah sadar manusia. Begitu kita telah memiliki gambaran yang jelas dalam pikiran kita tentang apa yang diinginkan, kebiasaan dan keyakinan apa yang ingin dirubah maka kita akan dapat memulai menerapkan dan menciptakannya.  

Foto ini saya pilih sebagai simbol bahwa saya saat ini sedang berada dalam pesawat menuju destinasi yang saya inginkan. Foto: DokPri
Foto ini saya pilih sebagai simbol bahwa saya saat ini sedang berada dalam pesawat menuju destinasi yang saya inginkan. Foto: DokPri

Kita dapat menggunakan foto, gambar, video yang mewakili keinginan yang ingin kita visualisasikan. Bisa juga kita tambahkan audio, seperti brainwave atau lagu-lagu dengan lirik yang memotivasi dan memberikan memori akan suatu keadaan yang kita inginkan. 

Semakin detail visual yang kita pilih sebagai perwujudan impian masa depan yang kita inginkan, maka pikiran bawah sadar akan menyimpan rekaman gambar tersebut dan akan menyatu dalam diri kita hingga menjadi bagian dari identitas kita. 

4. Hentikan Tayangan dan Tontonan Apapun yang Bertentangan dengan Keinginan Baru Kita

Dengan kesadaran dan kekuatan niat segera ambil pilihan dan keputusan mulai sekarang untuk memilih tayangan yang sesuai dengan tujuan baru kita. Termasuk juga kita harus menghindari mendengar atau melihat sesuatu yang bersifat indoktrinasi dari seseorang yang tidak selaras lagi dengan keinginan kita. 

Hal ini bertujuan untuk memutus kebiasaan dan merupakan faktor penting keberhasilan memprogram ulang pikiran bawah sadar kita. Misalkan jika kita ingin menghilangkan kebiasaan membuka handphone saat bangun tidur maka sebelum tidur lebih baik matikan handphone dan letakkan jauh dari tempat tidur kita.

Pikiran bawah sadar secara perlahan tapi pasti akan membuang hal-hal yang berseberangan dengan keinginan kita.
Cara ini akan memberikan respon dan mempengaruhi pikiran bawah sadar kita sesuai dengan apa yang kita inginkan saat itu. 

5. Memilih Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk visualisasi dan afirmasi adalah saat diri kita tengah berada dalam fase setengah bangun (half awake) pada pagi hari dan setengah mengantuk (half asleep) saat gelombang otak dalam keadaan alpha (8hz-14hz) atau  tetha (4hz-8hz). Disinilah  merupakan waktu yang paling tepat untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar karena lebih mudah dalam menyerap sugesti yang diberikan.

Selain itu pada waktu-waktu tersebut, seseorang akan menjadi lebih meditatif sehingga pikiran hening dan intuisi pun lebih mudah muncul. Saat malam hari hingga pagi buta atau di tiga perempat malam dimana otak mulai memproduksi hormon melatonin saat itulah gerbang alam bawah sadar terbuka lebar untuk menyerap informasi. 

****

Poin-poin tersebut diatas telah saya praktekkan untuk merubah keyakinan dan kebiasaan demi mewujudkan keinginan saya. Lakukan rutin minimal 30 hari berturut-turut tanpa terputus. Maka ia akan terserap ke dalam alam bawah sadar menjadi suatu keyakinan dan identitas baru dalam diri, yang kemudian membentuk aksi dan reaksi dalam mewujudkan tujuan atau keyakinan yang kita ingin wujudkan dalam hidup.

Kita sendirilah yang akan mengambil kendali atas pikiran kita. Menjadi pemenang atas kendali siapapun dan mampu menciptakan kehidupan sesuai harapan dan realitas yang kita inginkan.

Referensi:

Dispenza, Dr.Joe. 2021. Becoming Supernatural: Menciptakan Keajaiban Dalam Hidup Keseharian. Javanica 

https://arootah.com/blog/health-and-wellbeing/wellness/reprogram-your-subconscious-mind/

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun